Gempa Bayah Banten Hari Ini 30 Juni 2025: Magnitudo 4.0, Terasa di Simpenan dan Jampang Kulon

Gempa hari ini terjadi di wilayah Bayah, Banten pada pukul 00.31 WIB dengan magnitudo 4.0, berpusat di laut.

Tayang:
Editor: Abdul Rosid
Kompas.com
Gempa hari ini terjadi di wilayah Bayah, Banten pada pukul 00.31 WIB dengan magnitudo 4.0, berpusat di laut. 

TRIBUNBANTEN.COM – Informasi gempa bumi terbaru hari ini, Senin 30 Juni 2025, dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 

Gempa terjadi di wilayah Bayah, Banten pada pukul 00.31 WIB dengan magnitudo 4.0, berpusat di laut.

Menurut keterangan resmi dari akun X (Twitter) @infoBMKG, pusat gempa Bayah Banten berada di kedalaman 24 kilometer dengan titik koordinat 7.26 LS dan 106.11 BT, tepatnya 39 km barat daya Bayah, Banten. 

Baca juga: KLIK spmb.bantenprov.go.id untuk Cek Pengumuman Hasil SPMB Banten 2025 SMA-SMK Via HP

Meski tergolong gempa dangkal, getarannya cukup terasa di beberapa wilayah sekitar.

BMKG melaporkan bahwa getaran gempa dengan intensitas MMI II dirasakan di Simpenan dan Jampang Kulon. 

Skala MMI II berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang, terutama di dalam bangunan, namun tidak menimbulkan kerusakan. 

Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa, dan BMKG memastikan tidak ada potensi tsunami akibat gempa ini.

Catatan: Informasi ini bersifat sementara dan dapat berubah seiring pemutakhiran data dari BMKG.

Berikut adalah informasi MMI dan dampak yang dapat dipelajari berdasarkan skala MMI dari laman BMKG.

I  MMI

Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran atau guncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI

Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.

Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI

Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.

Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Semua orang di rumah keluar.

Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik.

Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.

Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan.

Rumah tampak bergeser dari pondasi awal.

Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI

Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Sumber: Tribun kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved