Diguyur Hujan Lebat, Tembok Turap di Pamulang Tangsel Longsor, 16 KK Terdampak 

Hujan lebat yang mengguyur Kota Tangsel menyebabkan tembok turap di Perumahan Puri Pamulang, Kelurahan Bambu Apus, Pamulang longsor.

Tayang:
Penulis: Ade Feri | Editor: Ahmad Haris
istimewa
Tembok turap di Perumahan Puri Pamulang, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, longsor, Senin (7/7/2025) 

Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN - Hujan lebat yang mengguyur Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengakibatkan tembok turap di Perumahan Puri Pamulang, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, longsor, Senin (7/7/2025), sekitar pukul 16.00 WIB.

Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak sampai memakan korban jiwa, namun menyebabkan sejumlah teras rumah tertutup tanah.

Salah seorang warga, Adi Darmawija mengatakan, longsornya tembok turap tersebut berlangsung selama tiga kali.

Baca juga: Diguyur Hujan, 11 Wilayah di Kota Tangsel Direndam Banjir

"Hujan lumayan deras sekitar pukul 16.00 yang menyebabkan terjadinya longsor, disusul longsor berikutnya beberapa menit kemudian," ujarnya, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

"Yang terdampak ada 5 rumah di bawah, dan 4 kontrakan di atas," sambungnya.

"Semua keluarga yang terdampak sudah di evakuasi, ga ada korban jiwa hanya akses jalan yang tertutup tanah, runtuhan tebing (turap) dan pohon," jelasnya.

Dirinya mengatakan, saat ini beberapa pihak berwenang telah datang ke lokasi setelah melapor.

"Sudah ada beberapa pihak yang datang setelah melapor," ucapnya.

Terpisah, Penata Layanan Operasional Danton Penanganan Bencana BPBD Tangsel, Dian Wiryawan mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun tercatat 16 KK yang terdampak dalam peristiwa tersebut.

"Tembok turap Perumahan Puri Pamulang RT 04 RW 09 Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, longsor. 16 KK terdampak," ujarnya.

Baca juga: Pilu! Pria di Ciputat Kota Tangsel Ditemukan Tewas Membusuk di Rumahnya, Polisi Gelar Olah TKP

Dirinya lantas menyebut, longsor diakibatkan oleh tembok yang kurang kuat dan terkikis oleh hujan.

Hingga saat ini, dirinya mengaku pihaknya masih melakukan asessment.

"Belum selesai (ditangani), sekarang baru asessment,"singkatnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved