Pendidikan di Banten

Ini Dia Pesantren Top di Banten dengan View Alam Terindah di Sekitarnya

Di Kabupaten Lebak Provinsi Banten, terdapat pondok pesantren (Ponpes) yang lokasi di sekelilingnya terdapat pemandangan yang sangat indah.

Tayang:
Penulis: Ahmad Haris | Editor: Ahmad Haris
(Instagram @pesantrenlatansa)
Lokasi Pondok Pesantren La Tansa sangat strategis, di sebuah lembah, di apit dua pegunungan dan perbukitan, serta dikelilingi aliran sungai Ciberang. 

TRIBUNBANTEN.COM - Berikut ini adalah pondok pesantren modern populer di Provinsi Banten.

Provinsi Banten memiliki ribuan pesantren salafi dan modern.

Tidak heran, bila selain berjuluk "Tanah Jawara", Provinsi Banten juga memilik julukan "Bumi Seribu Kiai Sejuta Santri".

Di Kabupaten Lebak Provinsi Banten, terdapat pondok pesantren (Ponpes) yang lokasi di sekelilingnya terdapat pemandangan yang sangat indah.

Baca juga: Profil Daar El-Qolam, Pondok Pesantren Modern Tertua di Banten yang Sebentar Lagi Berusia 57 Tahun

Pondok pesantren ini cocok untuk menimba ilmu agama Islam, sekaligus ilmu umum.

Namanya adalah Pondok Pesantren Modern La Tansa. Ponpes ini sangat populer di Lebak Banten. 

Lokasi pesantren yang satu ini berada di daerah Parakansantri, Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Nama 'La Tansa' diambil dari bahasa Arab, yang berarti 'Jangan Lupa'.

Pondok Pesantren La Tansa merupakan lembaga pendidikan Islam modern dengan konsep 'Islamic Boarding School', yang memadukan pembelajaran agama Islam, dan pelajaran umum seperti sekolah-sekolah pada umumnya.

Saat ini, Pesantren La Tansa menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam favorit di Provinsi Banten, khususnya di Kabupaten Lebak.

La Tansa tidak hanya terkenal dengan sistem pendidikannya saja, tetapi juga terkenal dengan alam sekitar pesantren yang sangat Indah.

Lokasi Pondok Pesantren La Tansa sangat strategis, di sebuah lembah, di apit dua pegunungan dan perbukitan, serta dikelilingi aliran sungai Ciberang.
Lokasi Pondok Pesantren La Tansa sangat strategis, di sebuah lembah, di apit dua pegunungan dan perbukitan, serta dikelilingi aliran sungai Ciberang. (Kolase TribunBanten.com/Instagram)

Lokasi Pesantren La Tansa sangat strategis.

Berada di sebuah lembah seluas kurang lebih 13 hektar, diapit dua pengunungan dan perbukitan yang hijau dan asri, serta dikelilingi sungai Ciberang.

Sehingga tidak heran, bila Pesantren La Tansa disebut-sebut sebagai pondok pesantren terindah di Banten, bahkan di Indonesia.

Udara di sekitar Pesantren La Tansa ini sangat sejuk dan damai, jauh dari hiruk pikuk kehidupan perkotaan.

Selain terhindar dari polusi udara, Pesantren ini juga diyakini terhindar dari polusi budaya dan pergaulan amoral.

Tempat ini merupakan tempat tafaqquh fiddien yang nyaman dan rekreatif.

Pesantren La Tansa didirikan oleh Drs. KH Ahmad Rifa'i Arief (Almarhum) yang bertindak juga sebagai pemimpin pesantren Daar el-Qolam (Pasir Gintung, Jayanti, Tangerang) saat itu.

 KH Ahmad Rifai Arief adalah pendiri Pondok Pesantren Modern Daar el-Qolam, Pondok Pesantren Modern La Tansa, serta perguruan tinggi La Tansa Masiroh. (Kolase TribunBanten.com/Instagram)
Kini, setelah pendiri wafat, Pesantren La Tansa dipimpin oleh K.H. Adrian Mafatihullah Karim, MA dan Dr. K.H. Sholeh, S.Ag, MM.

Lembaga ini bernaung di bawah Yayasan La Tansa Mashiro, yang juga didirikan oleh Drs KH Ahmad Rifai Arief.

Lembaga ini dilahirkan oleh Pondok Pesantren Daar El-Qolam Gintung, Jayanti, Tangerang, sebagai suatu pengembangan wawasan dan pengembangan daya tampung, dengan sistem pendidikan serta pengajaran yang lebih variatif dan memenuhi hajat umat.

Yang memberikan prospek yang sangat baik untuk sebuah sarana pendidikan.

Sasaran siswa yang ditargetkan untuk menuntut ilmu di Pondok Pesantren La Tansa bukan hanya warga di wilayah ini, namun lebih jauh lagi adalah seluruh rakyat Indonesia yang ingin memperdalam ilmu umum sekaligus ingin memahami dan mengamalkan ajaran agama Islam yang baik.

Hal ini terbukti dengan kehadiran para santri dari berbagai kota dan provinsi di Indonesia, untuk menuntut ilmu pengetahuan di Pondok Pesantren La Tansa setiap tahunnya.

Lembaga ini dikelola oleh Yayasan "La Tansa Mashiroh” yang didirikan oleh Drs. KH Ahmad Rifai Arief (Alm), dengan Akta Notaris No. 4 Tanggal 9 Januari 1991 dan Akta perubahan No. 44 Tanggal 20 April 1998, beralamat di Parakansantri, Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Lahirnya Pondok Pesantren La Tansa didasarkan atas kesadaran untuk membangun sumber daya manusia yang beriman, dan bertaqwa, berwawasan luas, dan berilmu.

Serta berakhlakul-karimah (mukminin, muttagien dan rosikhina fil'ilmi), yang kelak menjadi generasi penerus bangsa, negara dan agama dalam pelbagai sektor kehidupan.

Baca juga: Profil KH Ahmad Rifai Arief, Ulama Pendiri 2 Pesantren Besar di Banten yang Wafat saat Salat Dzuhur

Sejak tahun 2017, pondok pesantren La Tansa telah mengembangkan sayapnya dengan dibukanya Pondok Pesantren La Tansa 3 Kun Karima di Kecamatan Majasari, Pandeglang.

Sementara Pondok Pesantren La Tansa 2 yang berlokasi di Kampus La Tansa Mashiro Rangkas Bitung akan segera dibuka pada tahun ajaran 2018-2019.

Dan untuk Pondok Pesantren La Tansa 4 & 5 yang berlokasi di Cipanas, Lebak sedang dalam proses pembangunan.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved