Dari Kebaya ke Meracik Parfum: Cara Unik Perempuan Serang Rayakan Semangat Kartini 2026
Perempuan di Serang merayakan Hari Kartini 2026 dengan cara unik melalui workshop meracik parfum di Aston Serang Hotel.
Penulis: Ahmad Haris | Editor: Abdul Rosid
Laporan TribunBanten.com, Ahmad Haris
TRIBUNBANTEN.COM SERANG - Peringatan Hari Kartini 2026 di Kota Serang diwarnai cara yang berbeda.
Tidak sekadar seremoni, sejumlah perempuan merayakannya melalui kegiatan kreatif dengan meracik parfum dalam workshop bertajuk “The Scent of Kartini”.
Kegiatan ini digelar di Executive Lounge Aston Serang Hotel & Convention Center, Kamis (30/4/2026), hasil kolaborasi Aston Serang, Aston Cilegon Boutique Hotel, Aston Anyer Beach Hotel, komunitas Teman Sekarya, serta Parfoem.
Workshop tersebut menjadi ruang ekspresi bagi perempuan untuk mengenal sekaligus meracik wewangian sesuai karakter masing-masing.
Baca juga: Aston Cilegon dan Serang Kompak Matikan Lampu Selama 1 Jam saat Earth Hour 2026
Para peserta yang didominasi perempuan tampak mengenakan kebaya, menghadirkan nuansa tradisional yang berpadu dengan sentuhan modern.
Cluster Director Sales and Marketing Aston Group wilayah Banten, Herdiani Munzir, mengatakan kegiatan ini dirancang sebagai alternatif perayaan Hari Kartini yang lebih partisipatif dan bermakna.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya dinikmati saat acara berlangsung, tetapi juga memiliki nilai personal bagi peserta. Parfum yang mereka racik bisa menjadi representasi diri yang dibawa pulang,” ujar Herdiani Munzir, Cluster Director Sales and Marketing dalam keterangan tertulis yang diterima TribunBanten.com, Kamis (30/4/2026).
Dalam workshop ini, peserta diperkenalkan pada dasar-dasar dunia parfum, mulai dari jenis aroma seperti top notes, middle notes, hingga base notes, serta teknik dasar blending.
Setelah itu, peserta didampingi instruktur untuk meracik parfum yang menjadi signature scent masing-masing.
Tak hanya sekadar aktivitas kreatif, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi bagi perempuan modern dalam memahami identitas diri.
Proses meracik parfum dimaknai sebagai simbol bahwa identitas dapat terbentuk dari berbagai unsur yang saling melengkapi.
Selain itu, kolaborasi antara pihak hotel dan komunitas dinilai menjadi kunci sukses terselenggaranya acara.
Pendekatan ini dinilai mampu memperluas jangkauan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat lokal.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, terutama saat sesi praktik. Diskusi interaktif antara peserta dan instruktur turut memperkaya pengalaman, baik dari sisi teknis maupun pemaknaan terhadap wewangian dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Aston Group berharap dapat terus menghadirkan program yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga edukatif dan relevan secara sosial, khususnya dalam mendukung ruang ekspresi perempuan di berbagai bidang.
| 100 Pekerja di Kota Serang Terkena PHK Sejak 2025, Sektor Finance Paling Terdampak |
|
|---|
| 45 Perlintasan Kereta Api di Banten Tanpa Penjaga dan Palang, Terbanyak di Kota Serang |
|
|---|
| Dikeluhkan Warga, Jalan Rusak di Terondol Kota Serang Akan Dibangun Tahun 2026 |
|
|---|
| 4 ASN Pemkot Serang di Tiga OPD Ambil Cuti Besar Pergi Haji 2026, Tunjangan Diberhentikan Sementara |
|
|---|
| Jadwal Pemeliharaan Listrik di Serang Hari Ini, Kamis 30 April 2026 : Cek Lokasi Terdampak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/meracik-parfum-sdfs.jpg)