50 Pelaku UMKM di Cilegon Dipertemukan dengan 20 Perusahaan Kelas Kakap

Acara business matching itu mempertemukan pelaku UMKM dengan industri atau perusahaan di Kota "Baja" Cilegon.

Penulis: Ahmad Haris | Editor: Wawan Perdana
Tribunbanten.com/ Ahmad Haris
Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin, KadiskoUKM Kota Cilegon Didin S Maulana dan Kabid UMKM DinkopUKM Kota Cilegon Heryati berfoto bersama para pelaku UMKM dan perwakilan Industri, di Ballroom Hotel The Royale Krakatau Cilegon, Kamis (13/11/2025). 

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON-Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah atau DiskopUKM Kota Cilegon menggelar "Business Matching", di Ballroom Hotel The Royale Krakatau Cilegon, Kamis (13/11/2025).

Acara business matching itu mempertemukan pelaku UMKM dengan industri atau perusahaan di Kota "Baja" Cilegon.

Terdapat sekira 50 pelaku UMKM yang telah dibina oleh DiskopUKM Kota Cilegon, berkesempatan bertemu pihak industri atau perusahaan besar yang ada di Kota Cilegon, untuk melakukan kerja sama.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Maman Mauludin.

"Ini ada sekira 300 pelaku UMKM yang kita saring menjadi 50, untuk bertemu dengan pelaku industri atau perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Cilegon, agar UMKM ini bisa masuk industri," ujar Maman Mauludin kepada awak media, usai membuka acara Business Matching, Kamis.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah atau DiskopUKM Kota Cilegon Didin S Maulana mengatakan, ke-50 pelaku UMKM yang dipertemukan oleh pelaku industri, mayoritas adalah sektor kuliner.

Baca juga: 1.400 UMKM di Kabupaten Serang Dapat Bantuan Modal Rp2,5 Juta dari Bupati Ratu Zakiyah

Menurutnya, ke-50 pelaku UMKM ini telah dibina dengan baik oleh DiskopUKM Kota Cilegon, agar mampu masuk ke sektor industri.

"Kita ingin UMKM makin naik kelas, mereka kita latih berjenjang, kewirausahaannya, pasarnya, managemennya, keuangannya," ujar Didin kepada wartawan.

Selain itu, kata Didin, ke-50 pelaku UMKM yang terpilih ini juga diberikan pelatihan produksi dan pengemasa.

"Sampai kita berikan sertifikat kelayakan usahanya, dan sekarang sudah siap kita pertemukan dengan industri," pungkas Didin.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved