PMI Banten Terima Kunjungan 7 Negara Pendonor, Bahas Dukungan Program Kemanusiaan

Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten menerima kunjungan dari Donor Advisory Group (DAG).

Tayang:
Penulis: Muhamad Rifky Juliana | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/M. Rifky
Momen foto bersama jajaran pengurus PMI Provinsi Banten dengan delegasi 7 negara pendonor, Selasa (14/10/2025). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhamad Rifky Juliana 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten menerima kunjungan dari Donor Advisory Group (DAG).

DAG merupakan forum strategis untuk dialog antara Sekretariat International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) dengan para mitra donor utama, termasuk pemerintah dan Palang Merah Nasional dari berbagai negara.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda PMI Pusat yang menunjuk PMI Banten sebagai tuan rumah penerimaan para negara pendonor internasional.

Baca juga: Semarak HSP 2025 di Kota Serang, Ada Fun Run, Donor Darah, hingga Lomba Mancing Seru

“Alhamdulillah, kami PMI Banten ditunjuk oleh PMI Pusat untuk menerima beberapa negara donor yang biasa memberikan bantuan, ada kurang lebih 17 negara. Hari ini hadir tujuh negara donor, dan kami menyampaikan berbagai program yang telah dilakukan PMI Banten,” kata Ketua PMI Banten, Ratu Tatu Chasanah, Selasa (14/10/2025).

Ia menjelaskan, para negara donor memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program kemanusiaan yang dijalankan PMI di tingkat pusat maupun daerah. 

Beberapa bantuan sebelumnya juga telah diberikan, seperti Norwegia yang turut berkontribusi dalam pembangunan gudang sentral PMI.

“Jadi banyak program yang tadi saya sampaikan, baik dari Jepang dan beberapa negara yang lain. Misalnya waktu pandemi covid, banyak program-program yang langsung diberikan ke kabupaten kota," ujarnya.

"Hubungan mereka ini sangat kami butuhkan untuk bersama-sama dan melaksanakan tugas sama masyarakat di tanah kita," tambah Tatu.

Menurutnya, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi para pendonor untuk melihat langsung berbagai program PMI di daerah. 

Selain berdiskusi dengan PMI Pusat, mereka juga ingin mengetahui secara konkret kebutuhan dan perkembangan kegiatan di lapangan.

"Tadi dari Swedia, Denmark, Australia, Spanyol, Inggri, Belanda, tujuh negara yang bisa hadir. Awalnya memang hampir semuanya bisa hadir tapi mungkin dengan kesibukan masing-masing," jelasnya.

Tatu menambahkan, kunjungan para negara donor ke PMI Banten hanya berlangsung satu hari. 

Meski singkat, pihaknya berupaya memaksimalkan waktu agar seluruh program dan kebutuhan dapat tersampaikan dengan baik.

"Makanya kita padatkan program-program biar tersampaikan ke mereka, jadi mereka bisa menangkap apa yang kita butuh support dari mereka para negara-negara donor," ujar Tatu.

"Karena organisasi kemanusiaan ini tentunya harus dilakukan secara bersama dan peran mereka-mereka ini, kami berharap mereka bisa terus melanjutkan memberikan bantuan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved