Banjir Melanda Desa Mekarsari Serang, 85 Rumah Terendam Hingga 2,5 Meter
Banjir besar melanda Kampung Selawe, Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten.
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.CON, SERANG - Banjir besar melanda Kampung Selawe, Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten.
Banjir terjadi sejak Minggu malam, 26 Januari 2026, sekitar pukul 23.30 WIB, akibat luapan Sungai Cidurian dan Sungai Pris yang debit airnya meningkat drastis setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Ketua RT Kampung Selawe, Santa'i menyampaikan, derasnya arus sungai menyebabkan air meluap ke permukiman warga.
Selain luapan, tanggul di Sungai Cidurian juga dilaporkan jebol, sehingga memperparah kondisi banjir.
"Air sungai sangat deras sehingga meluap ke permukiman warga. Ditambah lagi tanggul Sungai Cidurian jebol," ujarnya kepada TribunBanten.com, Selasa, (27/1/2026).
Ia menjelaskan, banjir kali ini merupakan yang terparah dalam kurun waktu 13 tahun terakhir. Ketinggian air mencapai hampir 2,5 meter dan merendam sebagian besar rumah warga, bahkan hampir menutupi atap rumah.
Baca juga: Tak Kunjung Dapat Bantuan, Korban Banjir di Desa Cakung Serang Ngungsi Pakai Tenda Seadanya di Jalan
"Pernah banjir sekitar 13 tahun lalu, tapi yang sekarang ini paling parah," katanya.
Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 85 rumah warga terdampak dengan total 515 jiwa harus mengungsi.
Seluruh warga Kampung Selawe terpaksa meninggalkan rumah dan mengungsi ke tenda darurat karena kondisi rumah tidak memungkinkan untuk ditempati.
Untuk bantuan, pemerintah kecamatan dan desa telah menyalurkan bantuan awal.
"Alhamdulillah dari Pak Camat Carenang sudah ada bantuan, dari Pak Kepala Desa juga ada. Sekarang Pak Camat juga kembali mengirimkan logistik," jelasnya.
Selain itu, bantuan juga telah datang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang dan BPBD Provinsi Banten.
Namun demikian, warga masih membutuhkan bantuan tambahan, terutama kebutuhan dasar.
Ketua RT menyebutkan logistik seperti bahan makanan mulai menipis karena dapur warga terendam banjir.
"Untuk saat ini warga membutuhkan obat-obatan, selimut, tikar, dan logistik. Dapur warga terendam semua. Kami juga berharap segera didirikan dapur umum karena sudah tiga hari warga mengungsi di tenda darurat," katanya.
Masalah kesehatan juga mulai dikeluhkan para pengungsi. Sejumlah warga mengalami gatal-gatal, namun hingga kini belum tersedia pos layanan kesehatan gratis di lokasi pengungsian.
"Belum ada pos kesehatan. Kami berharap ada dari Puskesmas atau pihak terkait untuk memeriksa kondisi warga," tambahnya.
Baca juga: Aparat TNI-Polri Minta Maaf Usai Tuding Penjual Es Jadul Pakai Bahan Spons di Kemayoran Tak Terbukti
Sementara itu, salah seorang warga terdampak, Ismail, berharap pemerintah memberikan perhatian lebih kepada masyarakat korban banjir.
Ia menegaskan bahwa warga Kampung Selawe selama ini tidak pernah meminta bantuan jika tidak dalam kondisi darurat.
"Kami menginginkan pemerintah membantu masyarakat terdampak banjir. Kalau tidak banjir, kami tidak pernah minta bantuan, bahkan justru membantu pemerintah," ujarnya.
Ismail mengatakan, kebutuhan utama warga saat ini adalah bantuan sembako untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama mengungsi.
"Bantuan yang paling utama itu sembako," katanya.
Hingga kini, banjir masih menggenangi permukiman warga Kampung Selawe dan seluruh warga masih bertahan di pengungsian sambil menunggu air surut dan bantuan lanjutan dari pemerintah maupun pihak terkait.
| Waspada Potensi Banjir Rob di Banten, Ada Fenomena Fase Super New Moon dan Purnama pada Juni 2026 |
|
|---|
| Penyebab Banjir di Cipayung Tangsel Mulai Terkuak, 200 Relawan Turun ke Kali Ciputat |
|
|---|
| Daftar Lima Kecamatan di Lebak Terdampak Banjir dan Longsor, Ponpes Hanyut |
|
|---|
| Banjir Bandang Terjang Cipanas Lebak, Pondok Pesantren Salafi Hanyut Terbawa Arus |
|
|---|
| Tangsel Dikepung Banjir, Pengamat Ungkap Akar Masalah: Tata Ruang dan Drainase Buruk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Banjir-merendam-Kampung-Selawe-Desa-Mekarsari.jpg)