Update Banjir di Kabupaten Serang, Carenang Mulai Surut, Tanara Masih Tergenang
Meski kondisi banjir di Kecamatan Carenang dilaporkan mulai berangsur surut, genangan air masih merendam permukiman warga di Kecamatan Tanara
Penulis: Ahmad Haris | Editor: Wawan Perdana
Ringkasan Berita:
- Kecamatan Carenang: Banjir mulai berangsur surut.
- Kecamatan Tanara: Masih tergenang air dengan ketinggian 30–70 cm, terutama di dataran rendah dekat sungai.
- Fokus Penanganan: Tim BPBD kini mengalihkan fokus ke Tanara untuk melakukan asesmen dampak dan kebutuhan warga yang aktivitasnya masih terganggu.
Laporan Jurnalis TribunBanten.com, Ahmad Haris
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten terus melakukan penanganan intensif terhadap bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
Meski kondisi banjir di Kecamatan Carenang dilaporkan mulai berangsur surut, genangan air masih merendam permukiman warga di Kecamatan Tanara.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Luthfi Mujahidin, mengatakan tim BPBD saat ini mengalihkan fokus penanganan ke wilayah yang masih terdampak cukup parah, khususnya di Tanara.
“Banjir di Carenang sudah mulai surut. Saat ini kami bergeser ke Tanara karena di sana masih terdapat genangan air di sejumlah titik,” ujar Luthfi, Jumat (30/1/2025).
Ketinggian Air Masih 70 Cm
Menurut Luthfi, banjir yang melanda wilayah utara Kabupaten Serang tersebut dipicu oleh tingginya curah hujan yang mengguyur kawasan hulu dalam beberapa hari terakhir, sehingga menyebabkan meluapnya sungai dan merendam permukiman warga serta lahan pertanian.
Berdasarkan pantauan BPBD di lapangan, genangan air di Tanara masih berkisar antara 30 hingga 70 sentimeter, terutama di kawasan permukiman yang berada di dataran rendah dan dekat dengan aliran sungai.
Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu dan memaksa sebagian warga memilih bertahan di rumah dengan keterbatasan akses.
“Untuk Tanara, tim masih melakukan asesmen dampak, termasuk jumlah rumah terdampak, kondisi warga, serta kebutuhan mendesak yang diperlukan,” kata Luthfi.
Baca juga: 33 Jembatan di Pandeglang Kondisinya Rusak Berat, Butuh Anggaran Perbaikan Rp28 Miliar
BPBD Banten bersama BPBD Kabupaten Serang, TNI, Polri, serta relawan terus melakukan pemantauan dan penanganan darurat.
Sejumlah perahu karet disiagakan untuk membantu mobilitas petugas dan evakuasi warga apabila debit air kembali meningkat.
Imbau Warga Tetap Waspada
Selain itu, BPBD juga mulai menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak, berupa kebutuhan pokok seperti beras, makanan siap saji, air bersih, selimut, dan perlengkapan bayi. Distribusi bantuan diprioritaskan bagi kelompok rentan, seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil.
Ia menambahkan, meski kondisi di Carenang mulai membaik, BPBD tetap menempatkan personel siaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
BPBD Banten juga mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir untuk tetap waspada, memantau perkembangan cuaca, serta segera melapor kepada aparat setempat jika terjadi peningkatan debit air secara signifikan.
| Fakta Baru Kasus Gadai Mobil di Serang, Ini Alasan Polisi Tak Tahan Terduga Pelaku |
|
|---|
| Pelaku Penggelapan Mobil di Tanara Serang Diduga Dilepas Polisi, Korban Kecewa Berat |
|
|---|
| Akhir Penantian Puluhan Tahun, Jembatan Mekarsari Carenang Serang Mulai Dibangun 2026 |
|
|---|
| Detik-Detik Mencekam, Buaya Muara Tersangkut Jaring di Empang Warga Tanara Serang |
|
|---|
| Pria Asal Tanara Jadi Korban Penipuan, Motor Dibawa Kabur Wanita yang Dikenal Lewat Facebook |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/BPBD-Banten-Rapat-penanganan-banjir-kabupaten-serang-jumat.jpg)