BPOM Tangerang Temukan Ikan Asin dan Tahu Berformalin di Pasar Curug Tangerang

BPOM Tangerang menemukan sejumlah bahan pangan mengandung formalin saat melakukan pemeriksaan di Pasar Curug, Kabupaten Tangerang, Banten.

Tayang:
Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Muhamad Rifky Juliana
IKAN ASIN - BPOM Tangerang menemukan sejumlah bahan pangan mengandung formalin saat melakukan pemeriksaan di Pasar Curug, Kabupaten Tangerang, Banten. 

TRIBUNBANTEN.COM - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tangerang menemukan sejumlah bahan pangan mengandung formalin saat melakukan pemeriksaan di Pasar Curug, Kabupaten Tangerang, Banten.

Produk makanan yang ditemukan positif mengandung zat berbahaya tersebut yakni ikan asin jambal roti, ikan teri, dan tahu putih.

Kepala BPOM Tangerang, Sony Mughofir mengatakan, temuan itu didapat setelah petugas melakukan pengujian terhadap 21 sampel makanan yang diambil dari area pasar. 

Baca juga: Aksi Komplotan Rampok Bersenjata di Minimarket Tangerang Viral, Duit Rp29 Juta Digasak

‎"Tiga sampel yang positif mengandung formalin itu meliputi, ikan asin jambal roti, ikan teri, dan tahu putih," kata Sony Mughofir, Jumat (22/5/2026). 

Menurut Sony, BPOM Tangerang akan melakukan edukasi kepada para pedagang agar tidak kembali menjual produk pangan yang mengandung formalin tersebut.

Selain itu, pedagang juga diminta lebih selektif dalam memilih pemasok atau supplier bahan pangan yang dijual kepada masyarakat. ‎

"Kita akan edukasi para pedagang agar tidak menjual kembali makanan tersebut, dan agar mereka tidak mengambil produk dari supplier yang sama," paparnya. ‎ ‎

BPOM Tangerang juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada saat membeli bahan makanan di pasar tradisional, terutama produk olahan seperti ikan asin dan tahu.

Sony menjelaskan, salah satu ciri makanan yang patut dicurigai mengandung formalin adalah tidak dihinggapi lalat meski berada di tempat terbuka.‎ 

‎"Biasanya makanan yang tidak dihinggapi lalat rata-rata mengandung formalin, dan pastikan kalau mau membeli ikan, pilih ikan yang segar, kalau ikan olahan kita tidak tahu bahan-bahannya di campur apa," kata dia.

Ia menyarankan masyarakat memilih ikan segar dibandingkan ikan olahan yang tidak diketahui secara pasti bahan campurannya.

Selain itu, masyarakat juga diminta menerapkan prinsip cek KLIK sebelum membeli produk pangan, yakni memeriksa kemasan, label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved