Program Serang Cerdas dan Preneur Dorong Warga Kota Serang Mahir Bahasa Asing
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mendorong masyarakat menguasai bahasa asing melalui program Serang Cerdas dan Serang Preneur.
Penulis: Muhamad Rifky Juliana | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhamad Rifky Juliana
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mendorong masyarakat menguasai bahasa asing melalui program Serang Cerdas dan Serang Preneur sebagai upaya meningkatkan daya saing serta membuka peluang ekonomi baru.
Bahasa asing merupakan bahasa yang berasal dari negara lain dan tidak digunakan secara luas dalam kehidupan sehari-hari di suatu wilayah tertentu.
Bahasa ini bukan bahasa utama di suatu negara atau daerah. Contohnya antara lain bahasa Inggris, Mandarin, Prancis, Arab, Jepang, dan lainnya.
Baca juga: Alokasi Gaji 899 Guru PPPK Paruh Waktu Kota Serang: BOS Rp11,75 Miliar, APBD Rp1,21 Miliar
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menjelaskan bahwa kemampuan bahasa asing tidak hanya penting untuk pendidikan, tetapi juga menjadi modal utama masyarakat dalam menciptakan peluang usaha, membuka lapangan pekerjaan, serta terlibat dalam sektor ekonomi kreatif.
“Penguasaan bahasa asing tidak hanya untuk pendidikan, tetapi juga bisa menciptakan peluang usaha baru. Dengan kemampuan bahasa, masyarakat bisa terlibat dalam sektor jasa, pariwisata, maupun kegiatan ekonomi kreatif lainnya,” katanya, Sabtu (28/2/2026).
Program Serang Cerdas dan Serang Preneur dirancang untuk membekali generasi muda dengan kompetensi bahasa asing sekaligus keterampilan kewirausahaan.
Melalui program ini, masyarakat diharapkan lebih siap menghadapi tantangan global dan mampu memanfaatkan peluang ekonomi dari sektor pariwisata, industri kreatif, serta berbagai event lokal maupun nasional.
Selain itu, Pemkot Serang juga mendorong terbentuknya komunitas bahasa asing sebagai ruang belajar sekaligus wadah praktik komunikasi secara langsung. Komunitas ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan bahasa masyarakat serta memperluas interaksi lintas budaya.
Agis menambahkan, penguasaan bahasa asing sejalan dengan rencana menjadikan Kota Serang sebagai kota event melalui festival musik, budaya, dan berbagai kegiatan kreatif lainnya.
Dengan semakin banyaknya event yang digelar, kebutuhan akan masyarakat yang mampu berkomunikasi dengan wisatawan maupun pelaku usaha dari luar daerah dan luar negeri akan meningkat.
“Kalau masyarakat kita semakin mahir berbahasa asing, wisatawan akan lebih mudah berkomunikasi saat berkunjung. Ini tentu berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Agis.
Ia juga menekankan bahwa penguatan kemampuan bahasa asing harus diiringi dengan kesiapan infrastruktur kota, termasuk kebersihan, penataan kawasan publik, serta pelayanan yang bebas pungutan liar agar pengunjung merasa nyaman.
Untuk mendukung program tersebut, Pemkot Serang membuka peluang kerja sama dengan event organizer, komunitas kreatif, dan lembaga pendidikan bahasa dalam menyelenggarakan kegiatan berskala lokal maupun nasional.
“Pemkot Serang berkomitmen memberikan dukungan terhadap terbentuknya komunitas-komunitas yang berkontribusi dalam memajukan daerah, sekaligus memperkuat daya saing masyarakat di era globalisasi,” tegas Agis.
| Wakil Wali Kota Serang Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Peluang Usaha: Bisa Menjadi Emas Jika Diolah |
|
|---|
| Agenda Wali dan Wawalkot Serang, Selasa 12 Mei 2026: Terima Audiensi hingga Hadiri Tasyakuran |
|
|---|
| Agenda Pimpinan Kota Serang, Selasa 5 Mei 2026: Budi Buka O2SN, Agis Hadiri Tanam Pertanian Modern |
|
|---|
| Tekan Pengangguran, Pemkot Serang Dorong Setiap Keluarga Punya Usaha |
|
|---|
| Agenda Wali dan Wakil Wali Kota Serang, Kamis 23 April 2026: Teken MoU hingga Hadiri Musrenbang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Wakil-Wali-Kota-Serang-Nur-Agis-Aulia-h.jpg)