TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang resmi meluncurkan Serang Digital sebagai langkah transformasi pelayanan publik berbasis digital di Kota Serang.
Peluncuran program tersebut merupakan realisasi janji kampanye Wali Kota Serang Budi Rustandi bersama Wakil Wali Kota Agis Aulia.
Kebijakan itu untuk menghadirkan kemudahan layanan administrasi bagi masyarakat.
Melalui Serang Digital, warga kini dapat mengakses berbagai layanan pemerintahan hanya melalui telepon genggam.
Layanan tersebut meliputi pengurusan KTP, KK, SKCK, layanan ketenagakerjaan, kesehatan, hingga layanan sosial lainnya.
Budi mengatakan, digitalisasi pelayanan publik menjadi kebutuhan bagi Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten.
"Tentunya ini bagian daripada memodernisasi warga Kota Serang, karena Kota Serang adalah bagian daripada ibu kota Provinsi Banten, sekarang kita sudah pakai Serang digital, digitalisasi," kata Budi, Senin (25/5/2026).
Baca juga: Doa Mustajab dan Amalan Sunnah untuk Diucapkan Besok, Bertepatan Hari Arafah
Budi menjelaskan masyarakat tidak perlu lagi mengantre di kantor pelayanan seperti Disdukcapil, kepolisian, maupun dinas lainnya.
"Sekarang cukup lewat handphone juga sudah bisa. Bahkan kita akan membuat seperti ATM digital terkait membuat Print out-nya di Royal Baroe, nanti jadi," ucapnya.
Menurut Budi, peluncuran Serang Digital juga menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menekan praktik pungutan liar (pungli) dan percaloan dalam pelayanan publik.
Aplikasi Serang Digital disebut dapat diakses secara gratis oleh masyarakat. Untuk pengguna Android, aplikasi sudah bisa diunduh dan digunakan, sementara versi iPhone masih dalam tahap pengembangan.
"Gratis, tinggal download aja Serang digital. Kalau yang Android itu bisa langsung, kalau yang handphone Apple itu nunggu sedang proses, kita nanti beli server yang lebih kuat lagi. Insya Allah 2027 kita akan ajarkan," jelas Budi.
Program Serang Digital dikembangkan melalui kerja sama antara Pemerintah Kota Serang dan Universitas Primagraha (UPG).