Tambang Emas Ilegal di Lebak

Tiga Populasi Hewan di TNGHS Terancam Punah, Kepala Balai Beberkan Jenisnya

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Budhi Chandra menyebut ada tiga populasi hewan di kawasan TNGHS yang terancam punah.

|
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
TribunBanten.com/Misbahudin
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Budhi Chandra menyebut ada tiga populasi hewan di kawasan TNGHS yang terancam punah. 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK  - Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Budhi Chandra menyebut ada tiga populasi hewan di kawasan TNGHS yang terancam punah.

Salah satunya adalah populasi macan tutul Jawa.

"Ya jelas kalau (Macan Tutul Jawa,-red) itu terancam, di seluruh kawasan TNGHS tersebar. Dari mulai Kabupaten Sukabumi, Bogor dan Lebak," ujarnya saat ditemui di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Rabu (3/12/2025). 

"Kadang orang liatnya macan kumbang, padahal itu macan tutul. Sama aja, cuma dari warna saja albino," sambungnya. 

Baca juga: BREAKING NEWS! Gakkum KLHK Tutup Lokasi Tambang Emas Ilegal di Lebak-Banten Hari Ini

Budhi mengatakan, berdasarkan data tahun 2015 populasi macan tutul Jawa di TNGHS masih ada 58 individu. 

"Kalau data tahun 2015, macan tutul Jawa ada di TNGHS sekitar 58 individu," katanya

Budhi melanjutkan, selain macan tutul Jawa, owa Jawa dan elang Jawa sekarang ini terancam punah di TNGHS

"Itu juga terancam punah, owa Jawa dan elang Jawa. Jadi tiga itu yang hampir punah di TNGHS ini," ucapnya. 

Tak hanya itu, tumbuhan yang hampir punah di TNGHS adalah angrek. 

"Floranya anggrek tentunya, bahkan pohon-pohon puspa, saninten rasa mala itu hampir punah," katanya. 

 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved