Polres Lebak Benarkan Terkait Video Viral Kasus Dugaan Asusila Sesama Jenis di Wanasalam
Beredar sebuah video di media sosial (medsos) seorang perempuan yang tengah memberikan curhatan, tentang nasib keponakannya diduga jadi korban asusila
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Beredar sebuah video viral di media sosial (medsos) seorang perempuan yang tengah memberikan curhatan, tentang nasib keponakannya yang diduga menjadi korban asusila atau kekerasan seksual sesama jenis.
Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten.
"Saya mohon kepada Dinas Perlindungan anak, keponakan saya sudah berkali-kali kena kaum sodomi," ujar perempuan yang mengaku keponakannya jadi korban asusila.
"Saya sudah pernah lapor ke RT dan lurah, dan pihak lurah sudah memanggilnya, tapi terjadi lagi kemarin sore."
"Ponakan saya diancam mau dibunuh, tolong pihak terkait Bupati dan Gubernur tolong diperhatikan," tambahnya.
Baca juga: Sosok NS. Ida Nuraida, Korban Kecelakaan KRL vs Argo Anggrek Bekasi Dimakamkan di Pandeglang Banten
Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres lebak, Iptu Moestafa Ibnu Syafir, membenarkan terkait peristiwa tersebut.
"Benar, telah terjadi dugaan tindak kekerasan seksual terhadap anak di wilayah Kecamatan Wanasalam. Saat ini penanganan awal telah dilakukan bersama pihak terkait, termasuk UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)," ujarnya dalam sambungan telepon, Rabu (29/4/2026).
Ia mengatakan, berdasarkan informasi awal korban merupakan seorang anak laki-laki berusia 12 tahun, sementara terduga pelaku anak laki-laki masih berusia 11 tahun 9 bulan.
Terduga pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan.
"Saat ini telah dilakukan pemeriksaan psikiatri, dan direkomendasikan untuk menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa. Sedangkan korban juga telah mendapatkan pendampingan dan konseling dari psikolog," katanya.
Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi dari pihak keluarga bahwa korban diduga memiliki keterbatasan atau disabilitas mental sehingga proses pendampingan dilakukan secara hati-hati dan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten.
Bahkan, kata dia, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga korban, sementara ini pihak keluarga belum berkeinginan membawa permasalahan tersebut ke ranah hukum.
“Dalam penanganan perkara ini kami mengedepankan pendekatan perlindungan terhadap anak, baik terhadap korban maupun terhadap anak yang diduga sebagai pelaku, dengan melibatkan instansi terkait sesuai ketentuan yang berlaku," ungkapnya.
"Kami tetap melakukan monitoring dan koordinasi dengan pihak keluarga serta instansi terkait guna memastikan penanganan terbaik bagi anak-anak yang terlibat dalam peristiwa ini," tambahnya.
tindak asusila
tindakan asusila
kasus asusila
korban asusila
viral
video viral
sodomi
Lebak
sesama jenis
| Populasi Ikan Sapu-Sapu Mengganas di Lebak, Ancam Kepunahan Ikan Lokal |
|
|---|
| Seba Baduy 2026 Dongkrak Ekonomi Lebak, Perputaran Uang Capai Rp400 Juta |
|
|---|
| Disbudpar Lebak Sambut Layanan QRISTAP Tarif Rp1 Serang-Ciboleger, Wisata Baduy Diprediksi Meningkat |
|
|---|
| Kemenkum Banten Sosialisasi Merek dan Perseroan di Lebak, Dorong UMKM Naik Kelas |
|
|---|
| UMKM Lebak Naik Kelas! Lima Pelaku Usaha Kantongi Legalitas Perseroan Perorangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kekerasan-seksual-perempuan-dan-anak-di-lebak.jpg)