Aksi Begal di Pasar Minggu Viral, Korban Dipukuli Usai Teriak Maling

Aksi dugaan begal di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, viral di media sosial setelah korban seorang petugas PPSU dipukuli usai meneriaki pelaku “maling”.

Editor: Ahmad Tajudin
Tangkap Layar/Instagram
AKSI BEGAL- Polisi selidiki kasus dugaan begal yang berujung pemukulan terhadap seorang pria berinisial N (54) di Jalan Raya Pasar Minggu, Pejaten Timur, Jakarta Selatan, Kamis (16/4/2026) pagi, tepatnya di depan toko buah 

TRIBUNBANTEN.COM - Aksi dugaan begal di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, viral di media sosial setelah korban seorang petugas PPSU dipukuli usai meneriaki pelaku “maling”.

Peristiwa yang terjadi di Jalan Raya Pasar Minggu, Pejaten Timur, Kamis (16/4/2026) pagi itu kini tengah diselidiki polisi sebagai kasus percobaan pencurian kendaraan bermotor.

Peristiwa yang dialami korban berinisial N (54) tersebut viral di media sosial, seperti yang diunggah akun Instagram Info Sekitar Jaksel.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.40 WIB, saat suasana masih lengang. 

Korban yang bekerja sebagai petugas PPSU tengah menyapu jalan dan memarkir sepeda motornya di depan sebuah toko buah.

Ketika beraktivitas, korban mendapati salah satu pelaku mendekati sepeda motornya dengan mengendarai Honda Beat putih-merah. 

Menyadari hal itu, korban spontan berteriak “maling" hingga pelaku sempat melarikan diri.

"Korban langsung meneriaki maling dan kedua pelaku kabur," kata Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, Senin (20/4/2026).

Baca juga: Guru Silat Pelaku Asusila di Serang Dijerat Pasal Berlapis, Sang Istri Ikut Terancam 5 Tahun Penjara

Namun situasi berubah cepat. Pelaku kembali ke lokasi dan melakukan pemukulan terhadap korban.

Akibatnya, korban mengalami luka di bagian wajah dan harus menjalani perawatan.

Anggiat menyatakan pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut sebagai dugaan percobaan pencurian kendaraan bermotor.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap pelaku.

"Korban sampai saat ini belum bersedia membuat laporan polisi, karena masih dalam keadaan sakit," pungkasnya.

 

Artikel ini telah tayang di Tribuntangerang.com

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved