Kasus Dugaan Tolak Rawat Pasien BPJS, RSUD Labuan 'Benarkan' Perbedaan Hasil Lab Puskesmas
Kasus dugaan penolakan rawat inap pasien BPJS Kesehatan PPU yang menderita sakit tipes oleh RSUD Labuan masuki babak baru.
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kasus dugaan penolakan rawat inap pasien BPJS Kesehatan Pekerja Penerima Upah (PPU) yang menderita sakit tipes oleh RSUD Labuan memasuki babak baru.
Pasien diketahui bernama Suheri, warga Saketi, Kabupaten Pandeglang. Pasien yang menderita tipes diduga ditolak saat hendak menjalani perawatan di RSUD Labuan pada Kamis (21/5/2026).
Kedatangan pasien ke RSUD Labuan merupakan tindak lanjut dari hasil pemeriksaan laboratorium di Puskesmas Saketi.
Baca juga: Dugaan Penolakan Pasien BPJS, Komisi V DPRD Banten akan Panggil dan Tegur RSUD Labuan
Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, pasien disarankan menjalani penanganan lanjutan karena kondisinya dinilai mengkhawatirkan.
Namun, pihak Puskesmas Saketi tidak dapat melakukan rawat inap lantaran ruang perawatan penuh.
Sehingga pihak puskesmas menyarankan untuk dirujuk ke RS Aulia atau RSUD Labuan.
Akui Perbedaan Hasil Lab
RSUD Labuan membenarkan perbedaan hasil uji laboratorium dengan Puskesmas Saketi.
Baca juga: RSUD Labuan Tolak Rawat Peserta BPJS PPU Terkena Penyakit Tipes: Hasil Lab PKM Diharuskan Dirawat
Pernyataan itu disampaikan RSUD Labuan melalui akun Instagram resminya @rsud_midlabuan.
Untuk diketahui, pengambilan sampel uji lab di Puskesmas Saketi dilakukan pukul 09.29 WIB. Pasien datang ke RSUD Labuan sekira pukul 11.45 WIB.
"Adanya perbedaan antara hasil pemeriksaan sebelumnya dengan pemeriksaan terkini kami adalah hal yang dapat terjadi karena kondisi seseorang bisa berubah setiap waktu," tulis akun @rsud_midlabuan, Minggu (24/5/2026).
"Bahwa hasil pemeriksaan pada saat itu disimpulkan yang bersangkutan tidak ada indikasi rawat inap dan telah dilakukan observasi, pemeriksaan penunjang, dan terapi di IGD RS serta telah diberikan obat untuk diminum di rumah. Hal tersebut sudah sesuai dengan protap kami," sambungnya.
Klaim Penanganan Sesuai SOP
Pihak rumah sakit mengklaim telah melakukan penanganan terhadap pasien sesuai standar pelayanan rumah sakit.
"Kami sampaikan bahwa penanganan kami sudah sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit berdasarkan kondisi objektif hasil pemeriksaan kedokteran pada saat itu," tulisnya.
| Diduga Dipicu Konflik Pribadi, Warga Cibaliung Pandeglang Tewas Dibacok Tetangga |
|
|---|
| DPRD Warning Sekolah soal Praktik Titip-menitip di SPMB Pandeglang 2026 |
|
|---|
| Tanggapan RSUD Labuan Soal Dugaan Tolak Rawat Pasien Tipes Peserta BPJS |
|
|---|
| Petugas Geruduk Rumah Orang Tua Pasien BPJS Diduga Ditolak Rawat Inap di RSUD Labuan |
|
|---|
| Dugaan Penolakan Pasien BPJS, Komisi V DPRD Banten akan Panggil dan Tegur RSUD Labuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/PASIEN-DITOLAK-SDSUKGD.jpg)