Kunci Jawaban

Contoh Soal Latihan TKA SMA Sederajat Bahasa Indonesia, Mengapa Lautan Menghadapi Ancaman pada 2050?

Kompetensi Pemahaman Literal, Sub Kompetensi Menjelaskan hubungan makna antarkalimat dan/atau antarparagraf dalam teks.

Tayang:
Penulis: Vega Dhini | Editor: Vega Dhini
TribunBanten.com/Mildaniati
Pelajar SMAN 4 Kota Serang saat menunggu kedatangan Presiden RI, Jokowi ke sekolahnya, Selasa (21/9/2021). Berikut ini contoh soal latihan TKA jenjang SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat mata pelajaran wajib Bahasa Indonesia dengan Kompetensi Pemahaman Literal, Sub Kompetensi Menjelaskan hubungan makna antarkalimat dan/atau antarparagraf dalam teks. 

TRIBUNBANTEN.COM - Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat terdiri dari mata pelajaran wajib dan mata pelajaran pilihan.

Salah satu mata pelajaran wajib TKA jenjang SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat adalah Bahasa Indonesia.

TKA Bahasa Indonesia difokuskan pada salah satu keterampilan berbahasa, yakni membaca.

Membaca dipilih sebagai fokus karena merupakan keterampilan utama yang menjadi fondasi untuk terus belajar dan bekerja pada era teknologi yang berubah dan berkembang sangat cepat.

Berikut ini contoh soal latihan TKA jenjang SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat mata pelajaran wajib Bahasa Indonesia dengan Kompetensi Pemahaman Literal, Sub Kompetensi Menjelaskan hubungan makna antarkalimat dan/atau antarparagraf dalam teks.

Contoh Soal Latihan TKA SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat Bahasa Indonesia

Lautan mengalami ancaman pemanasan dan menjadi semakin asam karena kita terus memompa lebih banyak CO2 ke atmosfer. Selain itu, lautan juga menghadapi ancaman lain dari manusia, yakni penggunaan plastik. Kehidupan modern saat ini didominasi oleh kemasan makanan berbahan plastik yang diolah dengan teknologi tinggi dan digunakan setiap hari oleh masyarakat. Dalam sebuah laporan telah disebutkan bahwa pada tahun 2050 sampah plastik di laut akan lebih banyak daripada jumlah ikan apabila kecenderungan ini terus berlanjut. Hal tersebut merupakan sebuah ancaman besar.

Dibutuhkan tindakan skala besar untuk berpindah dari kecenderungan tersebut mengingat banyak pihak yang terlibat dalam bidang pekerjaan ini. Masyarakat sektor swasta dan masyarakat sipil perlu mobilisasi untuk menangkap peluang ekonomi lain di luar dari pengelolaan plastik.

Solusi tersebut tidak mudah. Fakta bahwa harga minyak yang rendah mengakibatkan biaya yang dibutuhkan untuk daur ulang plastik jauh lebih mahal daripada memproduksi yang baru. Kondisi lain yang menunjukkan ekonomi di negara berkembang tumbuh lebih besar menjadikan penggunaan plastik juga meningkat. Solusi yang dibutuhkan adalah cara kita menggunakan plastik. Misalnya dengan mengurangi penggunaan plastik dalam kemasan atau menggunakannya kembali sebanyak yang kita bisa.

Produsen plastik juga dapat membantu dalam pengelolaan plastik, seperti memproduksi barang-barang plastik yang dapat digunakan kembali atau beralih ke plastik yang dapat dijadikan kompos. Solusi apa pun akan membawa perubahan besar dalam cara menggunakan produk yang terbuat dari plastik.

3. Mengapa lautan menghadapi ancaman pada 2050? Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

A. Sampah plastik di laut akan lebih banyak daripada jumlah ikan

B. Lautan akan terus mengalami pemanasan dan semakin asam

C. Manusia terus memompa lebih banyak CO2 ke atmosfer

D. Jumlah ikan yang terancam punah semakin banyak

E. Penggunaan plastik terus meningkat dan tidak dikelola dengan baik

Kunci jawaban: A. Sampah plastik di laut akan lebih banyak daripada jumlah ikan, E. Penggunaan plastik terus meningkat dan tidak dikelola dengan baik

Baca juga: Contoh Soal Latihan TKA SMA Sederajat Bahasa Indonesia, Apa Gagasan Utama yang Disampaikan

(*)

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved