Tata Cara Sholat Idul Fitri 2026, Lengkap dengan Bacaan Di Sela-sela Takbir

Pada tahun 2026, sholat Idul Fitri akan dilaksanakan pada pagi hari setelah penetapan 1 Syawal.

Editor: Vega Dhini
(TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)
Suasana salat Idul Fitri 1443 Hijriah/2022 M di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Senin (2/5/2022). Pada tahun 2026, sholat Idul Fitri akan dilaksanakan pada pagi hari setelah penetapan 1 Syawal. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pelaksanaan sholat Idul Fitri merupakan salah satu momen paling penting bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan.

Pada tahun 2026, sholat Idul Fitri akan dilaksanakan pada pagi hari setelah penetapan 1 Syawal.

Sholat Idul Fitri dilaksanakan secara berjamaah, biasanya di masjid atau lapangan terbuka.

Waktu pelaksanaannya dimulai setelah matahari terbit hingga menjelang waktu Zuhur.

Berikut tata cara pelaksanaan sholat Idul Fitri selengkapnya seperti dirangkum dari berbagai sumber.

1. Niat Shalat Id

Tata cara pelaksanaan sholat Idul Fitri yang pertama adalah membaca niat.

Untuk makmum, ditambah lafal ma'muman, sedangkan untuk imam ditambah bacaan imaaman. 

"Ushalli sunnatan li 'idil fithri rak'ataini (ma'muman/imaman) lillahi ta'ala"

Artinya:

"Saya niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta'ala"

2. Takbiratul Ihram

Setelah membaca doa iftitah, disunnahkan takbir lagi hingga tujuh kali untuk rakaat pertama.

Di sela-sela tiap takbir dianjurkan membaca:

"Allahu akbar kabira, wal hamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila"

Artinya:

"Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang"

Atau membaca:

"Subhanallah wal hamdu lillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar"

Artinya:

"Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar"

3. Membaca Al-Fatihah

Setelah membaca iftitah dan takbir sebanyak tujuh kali, dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah lalu seterusnya seperti sholat biasa.

4. Rakaat Kedua

Pada rakaat kedua, membaca takbir lagi sebanyak lima kali dengan mengangkat tangan dan melafalkan allahu akbar seperti rakaat sebelumnya.

Di antara takbir-takbir pada rakaat kedua, melafalkan "Allahu akbar kabira, wal hamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila" atau "Subhanallah wal hamdu lillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar", lalu seterusnya hingga salam.

5. Mendengarkan Khutbah

Setelah sholat Idul Fitri selesai, jamaah mendengarkan khutbah sampai selesai.

Mendengarkan khutbah setelah shalat Idul Fitri adalah sunnah yang sangat dianjurkan untuk menyempurnakan pahala ibadah.

Baca juga: Siapa Saja yang Rayakan Idul Fitri 1447 Hijriah Besok 20 Maret 2026? Ini Daftarnya

(*)

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved