Sepak Bola
Daftar 12 Peraih Trofi di Gala Ballon Dor 2025: Dembele Dapat Bola Emas
Berikut ini adalah daftar peraih trofi atau penghargaan individu gelaran Ballon Dor 2025, Rabu (23/9/2025).
Penulis: Ahmad Haris | Editor: Ahmad Haris
TRIBUNBANTEN.COM - Berikut ini adalah daftar peraih trofi atau penghargaan individu gelaran Ballon Dor 2025, Rabu (23/9/2025).
Digelar di Theatre du Chatelet, Paris, Prancis, Gala Ballon Dor 2025, Ousmane Dembele resmi meraih trofi Ballon Dor 2025, mengalahkan pesaing utamanya, Lamine Yamal yang berada di rangking ke 2.
Acara penganugrahan Trofi Ballon Dor 2025 ini dihadiri oleh para pemain dan pelatih top, serta sejumlah legenda sepak bola.
Baca juga: Kalahkan Hansi Flick, Luis Enrique Resmi Terpilih Jadi Pelatih Terbaik Dunia Versi Ballon Dor 2025
Mulai dari Lamine Yamal, Ousmane Dembele, Gianluigi Donnarumma, Rafinha, pelatih Barcelona Hansi Flick, hingga legenda sepak bola Inesta, Luis Figo, Ronaldinho hingga Gianluigi Buffon.
Ballon d’Or (“Bola Emas”), merupakan penghargaan individu paling prestisius dalam dunia olahraga sepak bola, diprakarsai oleh majalah Prancis France Football.
Gala Ballon Dor di sepak bola, tidak ubahnya seperti Academy Award, ajang paling bergengsi pernghargaan insan film dunia, atau Grammy Award bagi dunia musik.
Tidak heran, ajang penganugrahan Ballon Dor selalu dinanti oleh banyak orang setiap tahunnya.
Adapun para peraih penghargaan Ballon Dor 2025, adalah sebagai berikut:
Katagori Putra
- Trofi Ballon Dor 2025 /Pemain Terbaik: Ousmane Dembele.
- Trofi Yashin/Kiper Terbaik: Gianluigi Donnarumma.
- Trofi Johan Cruyff/ Pelatih Terbaik: Luis Enrique.
- Trofi Gerd Muller : Viktor Gyokeres.
- Trofi Kopa/Pemain Muda Terbaik: Lamine Yamal.
- Tim Terbaik: PSG.
Katagori Putri
- Trofi Ballon Dor 2025 /Pemain Terbaik Putri: Aitana Bonmati.
- Trofi Yashin/Kiper Terbaik Putri: Hannah Hampton.
- Trofi Johan Cruyff/ Pelatih Terbaik Putri: Sarina Wiegman.
- Trofi Kopa/Pemain Muda Terbaik Putri: Vicky Lopez.
- Tim Terbaik Putri: Arsenal Putri.
Sejarah Ballon d’Or
Ballon d’Or (“Bola Emas”) adalah penghargaan individu paling prestisius di sepak bola, diprakarsai oleh majalah Prancis France Football.
Inisiatif ini muncul atas ide wartawan dan editor majalah tersebut, terutama Gabriel Hanot, untuk mengapresiasi pemain terbaik Eropa.
Penghargaan ini pertama kali diberikan Tahun 1956.
Penerima pertama adalah Stanley Matthews (Inggris), saat itu bermain untuk Blackpool.
Aturan eligibility & perubahan
- 1956‑1995: hanya pemain dari Eropa dan yang bermain di klub-klub Eropa yang bisa dipertimbangkan. Artinya, pemain non-Eropa tetap tidak bisa dimenangkan meski bermain di Eropa, dalam beberapa periode.
- 1995: aturan diperluas agar pemain non‑Eropa yang bermain di klub Eropa juga bisa memenangkan Ballon d’Or. Contohnya, George Weah dari Liberia menjadi pemain non‑Eropa pertama yang menang pada 1995.
- 2007: lagi, diperluas supaya semua pemain dunia bisa dinominasikan, tidak terbatas yang bermain di Eropa saja.
Mekanisme pemilihan
Pemilihan dilakukan melalui pemungutan suara oleh jurnalis sepak bola (pada masa awal dan kemudian diperluas). Sejak 2007, selain jurnalis juga kapten dan pelatih tim nasional juga ikut memilih.
Perubahan nama & hubungan dengan FIFA
Untuk periode 2010‑2015, Ballon d’Or digabung dengan FIFA World Player of the Year dan dikenal dengan nama FIFA Ballon d’Or.
Setelah 2015, penghargaan kembali menjadi Ballon d’Or yang diselenggarakan oleh France Football sendiri.
Pembatalan / penghentian sementara
Pada tahun 2020, penghargaan Ballon d’Or tidak diberikan karena gangguan akibat pandemi COVID‑19.
Ballon d’Or Féminin
Penghargaan serupa untuk pesepak bola wanita diperkenalkan sejak tahun 2018.
Peraih Ballon d’Or Féminin adalah Hegerberg (2018).
Periode penilaian
Dari 2022, periode penilaian diubah dari kalender tahun (January‑Desember) menjadi musim sepak bola (sekitar Agustus‑Juli), agar seleksi lebih relevan dengan kinerja klub & kompetisi antarnegara dalam satu musim.
Statistik Menarik
- Pemain yang paling sering memenangkan Ballon d’Or: Lionel Messi, dengan 8 gelar.
- Disusul oleh Cristiano Ronaldo yang memenangkan 5 kali.
- Lev Yashin adalah satu-satunya penjaga gawang (goalkeeper) yang pernah menangkan Ballon Dor pada 1963.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Ballon-dor-2025-s.jpg)