Virus Corona

Kota Tegal Terapkan Local Lockdown, Ini Lockdown Pertama Kali di Indonesia

Kota Tegal menjadi wilayah di Indonesia yang pertamakali memberlakukan lockdown.Tak tanggung-tanggng, Tegal dilockdown selama 4 bulan

Tayang:
Editor: Yulis Banten
Twitter/InfoTegal
Kota Tegal 

TRIBUNNEWS.COM Kota Tegal menjadi wilayah di Indonesia yang pertamakali memberlakukan lockdown.

Tak tanggung-tanggung, Kota Tegal melakukan lockdown selama 4 bulan yang dimulai Senin 30 Maret-30 Juli.

Warga Tegal yang merantau, dilarang pulang ke kampung. Kalaupun harus pulang karena kondisi darurat, harus izin ke Gugus Tugas Covid-19 Kota Tegal.

Demikian disampaikan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dalam program Sapa Indonesia Pagi yang dikutip dari siaran langsung Kompas TV, Kamis (26/3/2020).

Menuru Yon Supriyono, Pemkot Tegal telah mengambil kebijakan untuk menerapkan local lockdown.

Langkah ini diambil untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di Tegal setelah seorang warganya dinyatakan positif.

Merasa Sakit Setelah Membaca tentang Corona? Ini Alasannya

Dedy menyatakan akan menutup akses keluar masuk kota Tegal selama empat bulan ke depan.

 “Ini kota Tegal statusnya local lockdown, artinya bahwa jalur-jalur perbatasan dengan daerah lain sudah mulai kita tutup,” tegas Dedy.

Wali Kota Tegal, Jawa Tengah, Dedy Yon Supriyono
Wali Kota Tegal, Jawa Tengah, Dedy Yon Supriyono

Lebih lanjut ia mengungkapkan semua jalur perbatasan ini akan resmi di tutup mulai Senin (30/3/2020).

“Seratus persennya nanti di malam 30 Maret sampai 30 Juli 2020,” jelasnya.

Sehingga selama empat bulan ke depan Dedy menegaskan tidak ada warga luar kota yang boleh ke Tegal, namun jika hanya lewat dipersilahkan.

“Jadi begini ini hanya di kota saja, untuk jalur provinsi maupun nasional bisa melewati kota Tegal,” kata Dedy.

“Akan tetapi untuk kota Tegal sendiri warganya tidak bisa keluar dan masuk,” jelasnya.

Mengingat banyak warganya yang berada di ibu kota memiliki kasus Covid-19 terbanyak di Indonesia.

“Data yang terakhir terdapat 893 kasus positif dan yang meninggal ada 78 orang, kalau kita melihat Jakarta pasiennya 495 dan yang sembuh 29,” kata Dedy.

20 Orang Meninggal Dalam Waktu 24 Jam di Indonesia, Total Meninggal 78 Orang dan Positif 893 Orang

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved