Virus Corona di Banten

Umat Kristen Diimbau Rayakan Paskah di Rumah Saja

merebaknya virus Corona / Covid-19 di berbagai belahan dunia ”memaksa” semua pihak, tak terkecuali gereja Katolik, melakukan paskah di rumah saja

Tayang:
Editor: Yulis Banten
Tribunnews.com / Theresia Felisiani
Ilustrasi perayaan Paskah 

Namun, dengan adanya pandemi Covid-19, umat Kristen diimbau untuk melakukan perayaan keduanya di rumah masing-masing.

Janus Pangaribuan mengatakan, Ditjen Bimas Kristen telah mengirimkan surat imbauan terkait hal ini ke Pimpinan Persekutuan Gereja Aras Nasional dan Pimpinan Induk Gereja/Sinode di seluruh Indonesia.

"Kami mendorong agar Perjamuan Kudus digelar di rumah, sesuai dengan tata gereja masing-masing," ujar Janus.

Bagi gereja yang sudah terlanjur membuat persiapan acara jamuan kudus. Janus mengimbau agar rencana itu ditunda hingga pandemi Corona berakhir.

"Kalaupun para Pimpinan Induk Organisasi Gereja/Sinode seluruh Indonesia akan menggelar perayaan, kami berharap pelaksanaan Perjamuan Kudus bisa ditunda hingga bencana pandemi Covid-19 selesai, atau dilaksanakan di rumah masing-masing," kata Janus Pangaribuan.

NU dan Muhammadiyah Kompak: Salat Tarawih dan Idul Fitri di Rumah Saja, Halal Bihalal Dihindari

Sebelumnya, Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menyampaikan bahwa pihaknya telah mengeluarkan imbauan dan panduan teknis perayaan Paskah dari rumah di tengah wabah Corona (COVID-19).

“PGI juga telah menyarankan, mengeluarkan imbauan sekaligus memberi panduan teknis bagaimana itu dilakukan dari rumah,” kata Sekretaris Umum PGI, Pendeta Jacklevyn F Manuputty, dalam konferensi pers yang disiarkan melalui saluran Youtube BNPB, Sabtu (28/3) lalu. (tribun network/rin/dod)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved