Breaking News:

Dua WNA Asal Bangladesh di Pandeglang Dikarantina, Bupati Minta Warga Tenang

Ketika tes cepat menunjukkan positif reaktif, harus dilakukan pemeriksaan lanjutan seminggu kemudian dan pemeriksaan swab test

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Cegah virus corona 

TRIBUNBANTEN.COM - Dua warga negara asing (WNA) asal Bangladesh yang diduga positif Covid-19 melalui rapid test saat ini sedang dikarantina.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan WNA itu akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut dengan menggunakan swab test.

Hasil pemeriksaan tes cepat belum tentu terpapar virus corona.

"Rapid test itu merupakan pemeriksaan reaktif antibodi terhadap virus corona. Ketika tes cepat menunjukkan positif reaktif, harus dilakukan pemeriksaan lanjutan seminggu kemudian dan pemeriksaan swab test sehingga akurasinya lebih valid," kata Irna, Kamis (16/4/2020).

Untuk itu, menurut Irna, pemerintah daerah seharusnya sudah melakukan koordinasi antarsektor yang berwenang dalam hal Covid-19 ini, seperti Dinas Kesehatan, puskemas, kepolisian, Koramil, dan Tim Gugus Penanganan Covid-19 ini.

"Semua WNA tersebut sudah dikarantina, tetapi belum bisa disebutkan di mana lokasinya. Untuk sementara lokasi bekas WNA tetap dalam pemantauan aparat. Untuk itu, masyarakat agar tetap tenang, tetap menjaga kesehatan dan tetap di rumah selama masa pandemi Covid-19,” ucapnya.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang Lucky Hardiyan meminta pemerintah Pandeglang agar bisa lebih serius menangani WNA asal Bangladesh tersebut.

Selain itu, juga perlu ditelusuri lebih mendalam perjalanan dari kelima warga negara Bangladesh tersebut, sudah ke mana saja dan sudah berkontak mata dengan siapa saja.

"Kalau kita lihat pemerintah sudah tanggap, tetapi kita juga harus lebih waspada. Salah satunya, perlu ditelusuri perjalanan WNA tersebut, sehingga bisa langsung dilakukan pengawasan dan isolasi. Kita khawatir WNA itu sudah banyak kontak dengan warga di wilayah lain di Pandeglang,” ujarnya. (Tribuners/Martin Ronaldo)

Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved