Mobil Pejabat Tabrak Siswa di Pandeglang

Polres Ungkap Kecelakaan Siswa SD di Pandeglang, Pengemudi ASN Masih Diperiksa

Polres Pandeglang mengungkap kecelakaan yang menimpa siswa SDN Sukaratu 5, menewaskan satu siswa dan melukai delapan lainnya.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Misbahudin | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Misbahudin
Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Burhanudin, memberikan penjelasan terkait tujuh orang siswa sekolah SDN Sukaratu 5 di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Majsari, Kabupaten Pandeglang, yang menjadi korban kecelakan tunggal di Jalan Raya AMD Lintas Timur, Kamis (30/4/2026). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Misbahudin

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Polres Pandeglang memberikan penjelasan terkait kecelakaan tunggal yang menimpa siswa SDN Sukaratu 5 di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/4/2026).

Dalam peristiwa tersebut, sembilan orang menjadi korban, terdiri dari tujuh siswa, satu orang sales, dan satu pedagang.

Satu orang siswa kelas 4 SD berjenis kelamin laki-laki dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian.

Baca juga: BREAKING NEWS! Kecelakaan Maut di Pandeglang, Mobil Diduga Milik Pejabat DPMPTSP Tabrak Siswa SD

Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Burhanudin Surya Muhammad, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia menyebutkan, total korban berjumlah sembilan orang, dengan satu siswa meninggal dunia, sementara korban lainnya dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan perawatan.

“Ahmad Mursidi menabrak kerumunan anak-anak di depan sekolah. Satu orang meninggal dunia, sementara yang lainnya dirawat di rumah sakit,” ujarnya saat ditemui di Polres Pandeglang.

Ia menjelaskan, pengemudi kendaraan merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pandeglang. Namun, terkait jabatan yang bersangkutan masih dalam pendalaman.

“Jabatannya ASN dan masih kita dalami,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pengemudi saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik Satlantas Polres Pandeglang.

“Pengemudi masih kami mintai keterangan. Dari hasil olah TKP, kasus ini masih dalam tahap penyidikan, termasuk pengumpulan saksi-saksi dan alat bukti lainnya,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan pengemudi dalam kondisi sakit, pihak kepolisian belum dapat memastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

“Untuk observasi awal mungkin sakit, tetapi untuk kepastiannya akan dibuktikan secara medis sebelum kami menyimpulkan,” ucapnya.

“Untuk kondisi sakit, kami belum bisa menyimpulkan karena masih dalam proses penyidikan lebih lanjut,” tambahnya.

Menurutnya, kendaraan yang digunakan oleh terduga pelaku adalah mobil pribadi jenis Innova berwarna hitam.

“Mobil yang digunakan adalah kendaraan pribadi jenis Innova hitam. Tujuan pengemudi masih kami dalami sebagai bagian dari pemeriksaan,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved