Banyak Murid tak Punya Handphone untuk Belajar Daring, Ini Solusi Guru SDN di Kota Tangerang
Belajarnya daring, tapi banyak yang tidak mempunyai handphone. Makanya kami melakukan antisipasi dalam persoalan ini
TRIBUNBANTEN.COM - Banyak murid SDN Kedaung Wetan 2 di Kecamatan Neglasaroi, Kota Tangerang, tidak memiliki handphone.
Padahal pada masa pandemi Covid-19 ini mereka harus belajar secara online.
Suherni, guru kelas 6 SDN Kedaung Wetan, mengatakan sekitar 50 persen murid di sekolahnya tidak memiliki gadget.
"Belajarnya daring, tapi banyak yang tidak mempunyai handphone. Makanya kami melakukan antisipasi dalam persoalan ini," ujar Suherni kepada Warta Kota di SDN Kedaung Wetan 2, Kota Tangerang, Selasa (14/7/2020).
Menurutnya orang tua murid di sekolah ini berasal dari kalangan tak mampu.
Permukimannya berdekatan dengan tempat pembuangan akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang.
Banyak dari orang tua murid yang tak mampu. Apalagi dalam kondisi pandemi saat ini.
"Bahkan ada yang jual handphone-nya untuk kehidupan sehari - hari," ungkap Suherni.
"Belajar melalui aplikasi WhatsApp. Dari situ kan terdata siapa saja yang tidak punya handphone," ucapnya.
Suherni menyebut untuk mengantisipasi masalah ini, dirinya memperbolehkan siswa ke rumah.
Belajar secara berkelompok.
"Tapi dengan menerapkan protokol kesehatan. Pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak," kata Suherni.
Bahkan Suherni juga harus rajin - rajin ke rumah murid.
Hal itu dilakukan untuk memberikan pembelajaran.
"Kasihan mereka yang tidak punya handphone. Kalau tidak begitu, mereka bisa ketinggalan pelajarannya," ujarnya.