Pilkada Kabupaten Serang
Nasrul Ulum tak Akui Bagian Golkar, Ini Alasan Utamanya
Ia menyatakan dirinya tidak lagi bagian dari Golkar sejak diberhentikan dari posisi Wakil Ketua DPD Golkar Kabupaten Serang dan Ketua Badan Kehormatan
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Calon Bupati Serang Nasrul Ulum ditemani wakilnya, Eki Baihaki, melakukan pertemuan dengan pengurus PDD Demokrat Banten di Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, Jumat (17/7/2020).
Nasrul yang diusung Partai Gerindra dan Demokrat mengklarifikasi perihal status dirinya di Partai Golkar.
Ia menyatakan dirinya tidak lagi bagian dari Golkar sejak diberhentikan dari posisi Wakil Ketua DPD Golkar Kabupaten Serang dan Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Serang 22 Juni 2020.
"Saat Musda (musyawarah daerah) Golkar Kabupaten Serang saya itu sudah dicopot, saya sebagai Ketua BK (Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Serang) sudah dicopot, sebagai Wakil Ketua DPD juga sudah dicopot," kata Nasrul usai pertemuan dengan pengurus DPD Demokrat Banten.
Ia menyatakan dirinya secara de fakto telah lama keluar dari Partai Golkar. Itu dikuatkan dengan pengusungan Partai Gerindra terhadap dirinya sebagai calon Bupati Serang.
"Sejak ada rekomendasi (DPP Gerindra) saya sudah keluar," tegasnya.
Dengan demikian, kata Nasrul, klaim Sekjen DPD Golkar Banten bahwa dirinya masih berstatus kader Golkar adalah tidak relevan lagi.
Ia menambahkan, surat keputusan (SK) pemberhentian dirinya dari keanggotaan Golkar masih dalam proses partai tersebut.
• Gerindra Beri Sinyal Balik Badan Dukung Petahana Ratu Tatu
Klarifikasi Nasrul Ulum kepada pihak Demokrat ini menyusul adanya pernyataan pihak Golkar bahwa Nasrul masih berstatus anggota Golkar karena belum mengundurkan diri dan mengembalikan Kartu Tanda Anggota (KTA) partai.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Golkar Andika Hazrumy mengatakan aturan partainya mewajibkan pengunduran diri bagi kader yang menyalonkan diri dalam pemilihan kepala daerah dari partai lain.
Golkar tidak akan memberhentikan Nasrul Ulum dari anggota partai.
Nasrul pun masih berstatus anggota Partai Golkar jika belum mengajukan pengunduran diri.
Pernyataan pihak Golkar ini sempat membuat Gerindra goyah dan berpikir ulang menjadikan Nasrul Ulum sebagai calon Bupati Serang yang diusung.
Bahkan, Ketua DPD Partai Gerindra Banten, Desmon J Mahesa menyebut Nasrul Ulum belum menjadi kader Gerindra diusung sebagai calon.
Dan menurutnya pihaknya dapat mengganti Nasrul Ulum sebagai calon Bupati Serang jika masih bersengketa dengan status kepartaiannya atau mengundurkan diri dari pencalonan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/agus-harimurti-yudhoyono-serahkan-surat-dukungan-ke-nasrul-ulum-eki-baihaki.jpg)