Breaking News:

Pilkada Tangerang Selatan

Ini Sejumlah Gebrakan yang akan Dilakukan Keponakan Prabowo di Tangsel

Sara membantah dirinya menilai Wali Kota Tangsel saat ini, Airin Rachmi Diany, tidak bekerja dengan baik

Tribunnews.com/Irwan Rismawan
Ketua Umum Partai Geridnra (kiri) didampingi Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (kanan) memberikan surat rekomendasi pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Muhammad (kedua kanan) dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (kedua kiri) di kediaman Prabowo Subianto, Jakarta, Senin (20/7/2020). Partai Gerindra bersama PDI Perjuangan resmi mengusung pasangan Muhammad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan pada pilkada serentak 2020. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan dari Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo atau Sara siap mengemban tugas sebagai calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan.

Ia pun telah menyiapkan visi misi dan program kerja jika kelak terpilih sebagai Wakil Wali Kota Tangerang Selatan. Di antaranya berusaha menekan angka kekerasan perempuan dan anak di Tangsel.

"‎Sebagai aktivis perempuan dan anak, justru sangat disayangkan ada informasi dari kawan-kawan aktivis kasus kekerasan perempuan dan anak masih tinggi. Itulah fokus saya," kata Sara saat berkunjung ke redaksi Tribunnews.com di Palmerah, Jakarta, Kamis (23/7/2020).

Menurut Sara, visi misi dan program kerjanya itu tidak terlepas dari konsentrasi bidang yang digelutinya selama ini, yakni perempuan dan anak.

Pernah menjadi anggota DPR RI yang bertugas di Komisi VIII membidangi agama, sosial dan pemberdayaan perempuan menjadi bekal Sara menyelesaikan maraknya kasus kekerasan perempuan dan anak di Tangsel.

AHY Umumkan Pengurus Demokrat 2020-2025, Cawalkot Tangsel Siti Nur Azizah jadi Wasekjen

Hal lainnya yang ingin dia lakukan di Tangsel adalah menekan angka stunting, yakni gagal pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama.

‎Terlebih sang paman, Prabowo Subianto sudah fokus dengan kondisi anak-anak kekurangan gizi di Indonesia sejak 2008.

Diketahui, masalah stunting itu menjadi alasan utama mantan Danjen Kopassus itu terpanggil memberikan sumbangsing pemikiran untuk Indonesia.

Sejak saat itu, Prabowo mencoba menuangkan pemikiran kesejahteraan masyarakat melalui jalur politik dengan mendirikan Partai Gerindra hingga maju pada Pilpres 2014 dan 2019.

‎"Seperti yang kita tahu, platform sejak 2008 Prabowo kan seputar stunting," tegasnya.

Halaman
12
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved