Komika Bintang Emon Kembali Bikin Geger, Kali Ini Bicara Tombol Live dan Rudal, RCTI Angkat Bicara

Dalam video parodi yang diunggahnya di Instagram dan Twitter, Bintang mengawalinya dengan berakting akan mengulas pangsit goreng di media sosial.

Editor: Abdul Qodir
Intagram/Bintang Emon
Komika Bintang Emon 

TRIBUNBANTEN.COM - Unggahan video dari komika Bintang Emon kembali menjadi viral di media sosial.

Bintang Emon kembali mengunggah konten video yang tengah menjadi sorotan masyarakat, khususnya media sosial.

Pantauan Tribunbanten.com, video terbaru unggahan Bintang Emon sudah ditonton oleh lebih dari 2,2 juta penonton setelah diunggah kurang dari 20 jam.

Video ini mengundang banyak pujian dari para netizen karena Bintang Emon berhasil menggunakan komedinya untuk menyindir hal yang sedang ramai di kalangan warganet.

Apa konten video Bintang Emon kali ini?

Kali ini, Bintang Emon mengunggah video berisi sindirian terhadap stasiun RCTI selaku pihak yang menggugat Undang-undang Penyiaran.

Dalam video parodi yang diunggahnya di Instagram dan Twitter, Bintang mengawalinya dengan berakting akan mengulas pangsit goreng di media sosial.

Saat baru memulai live, komedian jebolan SUCI ini langsung mendapat teguran dan diminta untuk diperiksa di kantor polisi.

"Kok bisa-bisanya? Saya cuma mencet tombol live pak, bukan tombol rudal. Ngerugiinnya apa, Pak?" kata Bintang Emon seperti dikutip, Senin (31/8/2020).

Bintang Emon bersikukuh bahwa sebagai konten kreator ia tak merugikan negara dengan membuat sebuah konten siaran di akun media sosialnya.

Namun, di saat bersamaan, suara sebelahnya tetap memaksa agar bintang pergi ke kantor polisi untuk diperiksa karena melakukan pelanggaran.

"Topik yang dibicarain saya ngobrol masalah pangsit doang pak, enggak ada ngerugin-rugiinnya, makar, ngegulingin negara, enggak ada pak, ini doang pangsit," kata Bintang Emon di videonya.

Heboh Live Medsos Digugat ke MK Buat RCTI 2 Hari Trending Topic, Netizen Ancam Boikot Hingga Demo

Dengan gaya komedi khasnya, Bintang Emon menyindir bahwa ada lebih banyak orang-orang bersalah yang seharusnya dihukum daripada memenjarakan para konten kreator yang membuat konten.

"Ini kalau sel penuh gara-gara orang kayak saya yang cuma live doang, gimana nasibnya yang lebih berhak di penjara, yang ngebalak hutan, koruptor, hak mereka masa kehalangan sama kita pak, enggak enak kita pak," kata Bintang.

Pada bagian akhir video, Bintang Emon akhirnya menuruti permintaan untuk menghentikan live dan pergi berlalu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved