Sholat Jumat, Niat dan Tata Cara Serta Syarat Sahnya Sholat
Sholat Jumat dilaksanakan setiap hari Jumat. Waktu pelaksanaan masuk waktu Sholat Dzuhur yang dikerjakan dua rakaat setelah dua khutbah
"Sebaik-baik hari adalah hari Jumat, pada hari itulah diciptakan Nabi Adam, dan pada hari itu dia diturunkan ke bumi, pada hari itu pula diterima taubatnya, pada hari itu pula beliau diwafatkan, dan pada hari itu pula terjadi Kiamat ...
Pada hari itu ada saat yang kalau seorang muslim menemuinya kemudian shalat dan memohon segala keperluannya kepada Allah, niscaya akan dikabulkan."(HR. Abu Daud, At-Tirmidzi, An-Nasai dan lainnya, hadits shahih)
HAL-HAL YANG DIANJURKAN
Pada shalat Jumat setiap muslim dianjurkan untuk memperhatikan hal- hal berikut :
Mandi, berpakaian rapi, memakai wewangian dan bersiwak (menggosok gigi).
Meninggalkan transaksi jual beli ketika adzan sudah mulai berkumandang.
Menyegerakan pergi ke masjid.
Melakukan shalat-shalat sunnah di masjid sebelum shalat Jumat selama Imam belum datang.
Tidak melangkahi pundak-pundak orang yang sedang duduk dan memisahkan/menggeser mereka.
Berhenti dari segala pembicaraan dan perbuatan sia-sia apabila imam telah datang.
Hendaklah memperbanyak membaca shalawat serta salam kepada Rasulullah SAW pada malam Jumat dan siang harinya.
Memanfaatkannya untuk bersungguh-sungguh dalam berdoa karena hari Jumat adalah waktu yang mustajab untuk dikabulkannya doa.
KEUTAMAAN SHALAT JUMAT
"Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui". (QS. 62:9)
Maksudnya, pergilah untuk melaksanakan shalat Jumat dengan penuh ketenangan, konsentrasi dan sepenuh hasrat, bukan berjalan dengan cepat-cepat, karena berjalan dengan cepat untuk shalat itu dilarang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/sholat-jumat.jpg)