Breaking News:

Virus Corona di Banten

Pemkot Serang Terapkan PSBB Mulai 10 September, Jam Operasional Tempat Hiburan Dibatasi

Wali Kota Serang Syafrudin, mengatakan waktu beroperasi tempat-tempat hiburan di wilayah Kota Serang akan dibatasi.

Tribunbanten.com/Rizki Asdiarman
Wali Kota Serang Syafrudin dalam rapat bersama dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kemendikbud di kantor Diskominfo Kota Serang, Rabu (2/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribunbanten.Com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Wali Kota Serang Syafrudin, mengatakan waktu beroperasi tempat-tempat hiburan di wilayah Kota Serang akan dibatasi.

Upaya itu merupakan salah satu langkah yang dilakukan menyusul pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Serang mulai 10 September 2020.

"Tentu akan dibatasi," ujar Syafrudin saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (8/9/2020).

UPDATE 8 September: 3.323 Orang di Banten Positif Covid-19, Berikut Sebaran Covid-19 di 34 Provinsi

Senin Ini, Pemprov Banten Mulai Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar

Dia mencontohkan Mall hanya dibuka mulai dari pukul 08.00 WIB sampai jam 18.00 WIB.

Sedangkan, cafe dan rumah makan akan dibatasi waktu beroperasi sesuai Peraturan Gubernur Banten.

Adapun, kegiatan yang sifatnya event atau acara akan ditiadakan untuk sementara waktu.

Selain membatasi waktu beroperasi tempat hiburan, pihaknya akan memperketat wilayah perbatasan.

Nantinya, akan ada posko-posko atau check point untuk mengawasi orang masuk-keluar wilayah Kota Serang.

"Check point akan dilakukan di setiap perbatasan. Diantaranya keluar pintu tol Serang Timur dan Barat, serta perbatasan antara Ciruas, Palima dan Cilegon," ujarnya.

Wali Kota Cilegon Terinfeksi Covid-19, Sempat Kumpulkan Massa untuk Daftar Bacalon Kepala Daerah

203 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Jombang, Seminggu Terakhir Alami Peningkatan

Rencananya, pada Rabu ini, pihaknya akan menggelar rapat bersama untuk mematangkan konsep PSBB tersebut.

"Sedangkan untuk anggaran, besok baru akan kami rapatkan seperti apa penerapan dan anggarannya. Jadi tunggu hasil rapat besok," tambahnya.

Untuk diketahui, pemerintah Provinsi Banten memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di seluruh wilayah Kabupaten/Kota di wilayah Banten mulai Senin 7 September 2020.

Upaya itu dilakukan sebagai langkah mengantisipasi meningkatnya kasus tren penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19) dihampir seluruh wilayah provinsi tersebut.

Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved