Jakob Oetama tutup usia

Tutup Usia di 88 Tahun, Ini Profil Jakob Oetama

Jakob Oetama mengawali kariernya kali pertama menjadi seorang guru. Namun, dia kemudian memilih jalan sebagai wartawan hingga kemudian

Tayang:
Editor: Abdul Qodir
Kompas
Pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama 

TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Kabar duka datang dari dunia pers Indonesia. Tokoh pers sekaligus pendiri Kompas Gramedia, Jakob Utama (88) meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Dikutip dari Kompas TV, pihak keluarga sudah datang di Rumah Sakit Kelapa Gading.

Jakob Oetama lahir di Borobudur, Magelang, 27 September 1931.

Almarhum tutup usia memasuki usia 88 tahun.

Jakob Oetama mengawali kariernya kali pertama menjadi seorang guru.

Namun, dia kemudian memilih jalan sebagai wartawan hingga kemudian mendirikan jaringan media terbesar, Kompas Gramedia bersama rekannya, PK Ojong.

Rencananya, jenazah almarhum Jakob Oetama akan dibawa ke kantor Kompas Gramedia di Palmerah Selatan, Jakarta, untuk menerima penghormatan terakhir.

Profil Jakob Oetama

Pemimpin Umum Kompas Jakob Oetama menyampaikan pidato sambutan dalam Syukuran Kompas Gramedia 2012 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (1/2/2012). Syukuran Kompas Gramedia dimeriahkan penampilan reuni Srimulat dengan beberapa personil Srimulat seperti Tarzan, Mamiek, Nunung, Polo, Kadir, Tessy, Gogon, dan Jujuk.
Pemimpin Umum Kompas Jakob Oetama menyampaikan pidato sambutan dalam Syukuran Kompas Gramedia 2012 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (1/2/2012). Syukuran Kompas Gramedia dimeriahkan penampilan reuni Srimulat dengan beberapa personil Srimulat seperti Tarzan, Mamiek, Nunung, Polo, Kadir, Tessy, Gogon, dan Jujuk. (RADITYA HELABUMI)

Dr (H.C) Jakob Oetama (lahir di Borobudur, Magelang, 27 September 1931 – meninggal 9 September 2020 pada umur 88 tahun),

Jakob Oetama adalah wartawan dan salah satu pendiri surat kabar Kompas.

Saat ini ia merupakan Presiden Direktur Kelompok Kompas-Gramedia, Pembina Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia, dan Penasihat Konfederasi Wartawan ASEAN.

Dia adalah penerima Doktor Honoris Causa di bidang komunikasi dari Universitas Gajah Mada dan penerima penghargaan Bintang Mahaputra Utama dari pemerintah Indonesia pada tahun 1973.

Jakob Oetama adalah putra seorang pensiunan guru di Sleman, Yogyakarta.

Karier jurnalistik Jakob Oetama dimulai ketika menjadi redaktur Mingguan Penabur tahun 1956 dan berlanjut dengan mendirikan majalah Intisari tahun 1963 bersama P.K. Ojong, yang mungkin diilhami majalah Reader's Digest dari Amerika.

Mengutip Wikipedia, dua tahun kemudian, 28 Juni 1965, bersama Ojong, Jakob mendirikan harian Kompas yang dikelolanya hingga kini. Tahun 80-an Kompas Gramedia Group mulai berkembang pesat, terutama dalam bidang komunikasi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved