Breaking News:

Virus Corona

Cara Terhindar dari Pemutusan Hubungan Kerja

Indonesia terancam resesi. Menurut tiga ekonom yang dihubungi Kontan.co.id, semuanya sepakat resesi ekonomi pasti terjadi di 2020.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Seorang buruh PT Victory Chingluh, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang memposting foto dan menuai sorotan dari masyarakat. 

TRIBUNBANTEN, JAKARTA - Indonesia terancam resesi.

Menurut tiga ekonom yang dihubungi Kontan.co.id, semuanya sepakat resesi ekonomi pasti terjadi di 2020.

Ekonom Institute for Development on Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati mengatakan, sudah pasti ekonomi di kuartal III-2020 berada di level negatif dan ekonomi Indonesia resesi.

Namun, lebih baik daripada realisasi pada kuartal sebelumnya.

Kata Enny, bila ekonomi di kuartal III-2020 tidak sedalam kuartal II-2020, maka mengindikasikan pemulihan ekonomi.

Sehingga masih ada harapan ekonomi Indonesia bisa pulih di tahun depan. Enny memprediksi ekonomi dalam negeri minus 2% di akhir tahun ini.

Syarat dan Cara Mendaftar Kartu Prakerja Gelombang 8, Login www.prakerja.go.id

Petani Keluhkan Buruknya Kondisi Ekonomi, Inovasi dan Pengembangan Bisnis Jadi Solusi

Sejalan, Ekonom Indo Premier Luthfi Ridho menilai, resesi ekonomi akan tergantung pada realisasi penyaluran program PEN pada September ini.

Sebab, sampai dengan 24 Agustus 2020, baru sebesar Rp 174,79 atau setara 25,1% dari pagu sebesar Rp 695,2 triliun.

“Jadi kuncinya di September. Tapi, kalau Menkeu bilang kuartal III-2020 negatif, berarti menganggap di bulan September program PEN masih lambat penyerapannya,” kata Luthfi kepada Kontan.co.id, Rabu (2/9).

Nah, di kuartal IV-2020, Luthfi menyampaikan pemerintah harus fokus untuk menyalurkan likuiditas berlebih di sektor financial ke sektor rill.

Halaman
1234
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved