Profil Sekda DKI Jakarta Saefullah yang Wafat Akibat Covid-19, Sekda di 4 Era Gubernur

Saefullah dilantik menjadi Sekretaris Daerah DKI Jakarta pada 17 Juli 2014 oleh Basuki Tjahaja Purnama yang saat itu menjadi Plt gubernur DKI Jakarta

Editor: Abdul Qodir
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (22/11/2018). 

TRIBUNBANTEN.COM - Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah meninggal akibat Covid-19 di RSPAD Gatot Soebroto, Rabu (16/9/2020).

Kabar duka itu juga dibenarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui pesan singkat di grup WhatsApp kepada aparatur sipil negara (ASN).

Oleh Humas Pemprov DKI Jakarta, pesan itu diteruskan kepada wartawan.

“Saudara kita, sahabat baik kita, pribadi shaleh yang amat baik itu yang selama ini bekerja kita.. telah dipanggil pulang ke rahmatullah."

"Bapak Saefullah wafat pukul 12.55 di RSPAD GS (Gatot Subroto),” kata Anies Baswedan melalui pesan singkat, Rabu (16/9/2020).

Dalam pesan itu, Anies Baswedan meminta kepada seluruh jajaran agar mendoakan dan melaksanakan salat ghaib untuk Saefullah.

“Siang ini kita semua selenggarakan salat ghaib untuk almarhum,” ujar Anies.

Sebelum meninggal, Saefullah sempat dirawat sejak Senin (14/9/2020) karena positif Covid-19.

Innalillahi, Sekda DKI Jakarta Saefullah Meninggal Dunia Karena Positif Covid-19

 

Berikut ini profil Saefullah

Wali Kota Jakarta Pusat

Saefullah lahir di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, tahun 1964.

Putra asli Jakarta itu menjabat Wali Kota Jakarta Pusat dari tahun 2008 hingga 2014.

Sebelum menjabat Wali Kota Jakarta Pusat, Saefullah adalah seorang PNS di Pemprov DKI Jakarta.

Ia mengawali karier sebagai pegawai golongan 2A dan mendaftar dengan ijazah SMA tahun 1984, dan langsung menjadi guru.

Ia menyelesaikan pendidikan SI tahun 1988 di IKIP Muhammadiyah Jakarta.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved