Pilkada Kota Cilegon
Meniti Karier dari Pelayan, Ini Dia Profil Calon Wali Kota Cilegon Iye Iman Rohiman
Selesai menjadi seorang pelayan, akhirnya Iye Iman Rohiman maju sebagai seorang kepala desa di Kelurahan Gunungsugih, Ciwandan, Cilegon pada 1998
Penulis: Rizki Asdiarman | Editor: Abdul Qodir
Meniti Karier dari Pelayan, Ini Dia Calon Wali Kota Cilegon Iye Iman Rohiman
Laporan Wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Pilkada Kota Cilegon 2020 diramaikan empat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon.
Di antaranya adalah paslon nomo urut 3, Iye Iman Rohiman-Awab.
Iye Iman Rohiman lahir di Serang, Banten, pada 2 Februari 1962.
Ia lahir dari keluarga yang amat sederhana.
Iye hanya melanjutkan pendidikan sampai tingkat SMK, tepatnya lulusan SMK Hasanudin Serang jurusan Teknik Listrik pada 1983.
Selesai menamatkan jenjang pendidikan, ia melanjutkan perjalanan hidupnya sebagai seorang pelayan gerai Bround and Rode yang bergerak di bidang penjualan jaket pada 1983 sampai 1985 .
Ia menceritakan pada saat itu harus datang ke tempat kerja lebih awal dibandingkan karyawan lainnya.
Pada saat itu, usianya masih sekitar 25 tahun dan belum menikah.
Banyak suka duka dialaminya saat menjadi pelayan toko.
Di antarannya adanya pengunjung berpakaian seksi hingga pernah dimarahi oleh atasan karena adanya kotoran belum tersiram di toilet tempat kerja.
"Yang buang air kecil siapa, yang dimarahi justru saya. Sempat mengeluarkan air mata saya pada saat itu," kenangnya.
Selesai menjadi seorang pelayan, akhirnya Iye Iman Rohiman maju sebagai seorang kepala desa di Kelurahan Gunungsugih, Ciwandan, Cilegon pada 1998 hingga akhirnya terpilih.
Selanjutnya, Iye menjadi pengusaha hingga akhirnya terjun ke dunia politik dengan bergabung Partai Golkar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/calon-wali-kota-cilegon-iye-iman-rohiman-2.jpg)