Breaking News:

Taman Wisata Mahoni Alami Lonjakan Wisatawan Hingga 15 Persen Saat Liburan

Taman Wisata Mahoni Bangun Santosa mengalami peningkatan jumlah wisatawan selama libur panjang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

TRIBUNBANTEN/MARTEENRONALDOPAKPAHAN
Taman Wisata Mahoni Bangun Santosa 

Di dalam taman, terlihat para pengunjung duduk di aula taman.

Baca juga: Pantai Carita, Destinasi Favorit Wisata di Banten, Simak Gunung Anak Krakatau dari Dekat

Baca juga: Negeri di Awan Tak Hanya Dongeng, Jadi Tempat Wisata Provinsi Banten, Hanya 3 Jam dari Jakarta

Kebanyakan dari mereka yang duduk di sana adalah ibu yang sambil menyuapi anak.

Sang anak asik berlarian tanpa menggunakan alas kaki dan bersentuhan dengan teman sebayanya.

Untuk tempat mencuci tangan sendiri, tampak beberapa tempat tidak ada isi sabunnya.

Sementara itu, unrum tempat tong sampah, sejak diresmikan pertama kali hingga saat ini belum ada fasilitas tempat sampah.

Di dalam taman juga tidak ada petunjuk larangan duduk ditempat umum, sehingga banyak dari pengunjung yang duduk berdempetan tanpa mengindahkan prokes yang ada.

Taman Wisata Mahoni Bangun Santosa
Taman Wisata Mahoni Bangun Santosa (TRIBUNBANTEN/MARTEENRONALDOPAKPAHAN)

Tidak ada penjaga yang mengatur ataupun melerai terjadinya dempetan pengunjung.

Irna (34) asal Bogor mengaku dirinya bersama dengan suami dan anak tercinta mereka sengaja datang ke Banten untum sekaligus bersilahturahmi dengan mertuanya yang berada di Serang, Banten sambil menikmati waktu libur panjang.

Dirinya sangat takjub dengan, tempat wisata taman Mahoni Bangun Sentosa yang mirip dengan Eropa tanpa harus melihatnya di tv.

Baca juga: Masjid Agung dan Benteng Speelwijk Tempat Tujuan Wisata di Banten, Yuk Lihat Kemegahannya

Baca juga: Ini Lokasi Wisata Air yang Dipersiapkan Pemkot Tangerang sebagai Destinasi Baru

Selain itu, di taman ini juga menurutnya banyak beraneka ragam permainan bagi anak-anak yang dapat dicoba dan dapat melatih daya pikir anak.

"Bagus tempatnya, soalnya saya jarang melihat ada tempat seperti ini di Serang ya, bukan di Banten. Karena Banten kan luas ada Anyer itu kan masuk Banten," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved