Breaking News:

Ditolak Wisma Atlet, Akhirnya WNA Hamil Itu Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Suhara tidak mengetahui asalan pihak RSD Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran menolak pasien Covid-19 yang tengah hamil itu. Padahal, sepengetahuannya

Penulis: Zuhirna Wulan Dilla | Editor: Abdul Qodir
surabaya.tribunnews.com/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi - Sejumlah ibu hamil saat mengikuti tes swab khusus untuk ibu hamil di Gelora Pancasila, Selasa (21/7/2020). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Zuhirna Wulan Dilla

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN - Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan merawat pasien berstatus Warga Negara Asing (WNA) asal Afghanistan.

WNA tersebut HQ, wanita 29 tahun, tengah hamil enam bulan.

Koordinator Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan, Suhara Manullang mengatakan pasien tersebut ditolak oleh Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta sebelum dirawat di RLC Tangerang Selatan.

"Awalnya pasien WNA ini dibawa ke Wisma Atlet, namun ditolak dengan alasan di sana tidak ada dokter spesialis kandungan atau kebidanan," ujar Suhara di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan, Ciater, Tangsel, Sabtu (14/11/2020).

WNA ini merupakan pengungsi yang tinggal di Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel.

Beberapa minggu lalu, RLC merawat dua orang WNA asal Afghanistan yang positif Covid-19. Namun, keduanya dapat dirujuk ke RSD Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta.

Adanya dua kasus Covid-19 itu membuat Puskesmas Pisangan melakukan pelacakan dengan swab test terhadap para pengungsi di wilayah Pisangan.

"Informasi yang saya dapat dari pihak puskesmas setelah swab test 103 pengungsi ditemukan 24 orang yang terpapar Covid-19 dan 17 orang di antaranya dirujuk ke Wisma Atlet, termasuk wanita yang sedang hamil ini dan 7 orang lainnya isolasi mandiri di tempat pengungsian," jelasnya.

Baca juga: 83 Pegawai Bank BJB Banten Tertular Covid-19, Kantor Ditutup Sementara

Baca juga: Hampir 50 Persen Kasus Covid-19 di Tangsel Sembuh Dirawat di Rumah Lawan Covid, Beberapa Anggota TNI

Suhara tidak mengetahui asalan pihak RSD Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran menolak pasien Covid-19 yang tengah hamil itu. Padahal, sepengetahuannya RSD Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran menjadi salah satu pusat penanganan pasien Covid-19 di Indonesia. 

"Ya padahal mereka kan pusat. Tapi, tidak apa-apa, kami RLC Tangsel sangat bersiap menerima dan merawat," katanya.

Wanita asal Afghanistan itu berinisial HQ (29), ia mulai dirawat di RLC Tangsel sejak Jumat malam, 13 November 2020.

Sejak dibuka April 2020, RLC Tangerang Selatan telah merawat pasien Covid-19 sebanyak 841 orang.

Sebanyak 773 orang di antaranya telah dibolehkan pulang. Dan saat ini, RLC Tangerang Selatan masih merawat 50 orang pasien Covid-19.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved