Bupati Ini Minta Warganya Pakai Masker di Dalam Rumah, Ternyata Ada Penyebab Utamanya

Setiap hari terjadi penambahan kasus Covid-19 di atas belasan orang di Banyumas, Jawa Tengah. Pun demikian dengan pasien Covid-19 yang meninggal dunia

Editor: Abdul Qodir
KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN
Bupati Banyumas Achmad Husein seusai peluncuran Desa Siaga Komorbid di Balai Desa Danaraja, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (19/10/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Setiap hari terjadi penambahan kasus Covid-19 di atas belasan orang di Banyumas, Jawa Tengah. Pun demikian dengan pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, saat ini nyaris tidak terkendali.

Bupati Banyumas Achmad Husein memaparkan, angka positivity rate kasus Covid-19 di Banyumas lebih dari 5 persen dan reproduksi efektif di atas angka satu.

"Setiap hari yang positif selalu bertambah di atas 10 orang, yang meninggal juga terus bertambah dan saat ini total ada 37 orang," kata Husein dalam keterangan resmi yang dikutip, Kamis (19/11/2020).

"Oleh sebab itu dapat saya katakan kondisi Covid-19 di Banyumas nyaris sudah tidak terkendali," lanjut Husein.

Namun Husein menyatakan, pemkab akan berusaha keras untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Berkaca pada kasus yang terjadi, Husein meminta masyarakat untuk selalu mengenakan masker, sekalipun sedang berada di rumah.

"Saya mohon memakai masker, baik di dalam atau di luar rumah. Tidak memakai masker kecuali di dalam kamar sendiri, atau merasa sangat aman," ujar Husein.

Warga juga diminta selalu mengenakan masker ketika sedang berbicara dengan lansia atau orang yang memiliki penyakit pemberat atau komorbid.

"Pakai masker yang baik itu menutup mulut dan hidung. Jangan hanya dikalungkan saja," tegas Husein.

Baca juga: Update Covid-19 di Banten 19 November 2020, Tercatat 10.990 Kasus Positif

Baca juga: Apakah Mandi Air Panas Bisa Mencegah Diri dari Paparan Covid-19? Ini Penjelasan Singkatnya

Berdasarkan data di laman covid19.banyumaskab.go.id total kasus positif Covid-19 mencapai 1.046.

Rinciannya, 795 orang sembuh, 127 orang dirawat di rumah sakit, 92 orang isolasi mandiri, 13 orang isolasi khusus dan 37 orang meninggal dunia.

Studi: Penularan Covid-19 lebih sering terjadi di rumah

Ilustrasi aplikasi pelacak Covid-19
Ilustrasi aplikasi pelacak Covid-19 (iStockphoto/Elenabs via Kompas.com)

Penularan Covid-19 dari kontak di dalam rumah perlu diwaspadai lebih serius.

Sebab, dalam penelitian yang dilakukan para pakar epidemiologi Korea Selatan ditemukan bahwa seseorang lebih mungkin tertular Covid-19 dari anggota rumah mereka sendiri daripada dari kontak di luar rumah.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved