Antisipasi La Nina, BMKG Gunakan PWS Pantau Cuaca dan Gelombang Laut di Lebak
Menurutnya, perkiraan cuaca yang tidak akurat dapat menyebabkan ketidakakuratan dalam memprediksi bencana yang akan hadir.
Penulis: Rizki Asdiarman | Editor: Abdul Qodir
Laporan wartawan TribunBanten.com, Rizki Asdiarman
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Serang melakukan verifikasi dan validasi informasi prakiraan cuaca dan gelombang di wilayah Selatan Banten di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, pada Selasa (1/12/2020).
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Klas 1 Serang, Tarjono mengatakan pihaknya menggunakan alat pengukur parameter cuaca atau Portabel Weather Station (PWS) untuk verifikasi dan validasi di PT Cemindo Gemilang Bayah.
"Perkiraan cuaca menjadi salah satu hal vital dalam kehidupan sehingga menjadi salah satu aspek dari mitigasi atau penanggulangan dini terhadap bencana," ujarnya melalui keterangan resmi, Selasa (1/12/2020).
Menurut Sarjono, verifikasi dan validasi informasi prakiraan cuaca dan gelombang laut dengan PWS ini sangat penting dan bermanfaat.
Apalagi saat ini diprediksi akan terjadinya fenomena La Nina di perairan Pasifik Timur Bagian Tengah yang menyebabkan curah hujan di Indonesia meningkat.
Sehingga, perkiraan cuaca yang akurat menjadi sangat penting.
Menurutnya, informasi cuaca yang akurat tentu menjadi kewajiban BMKG.
"Sehingga memberikan manfaat besar bagi masyarakat nelayan khususnya dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan," jelasnya.
Menurutnya, perkiraan cuaca yang tidak akurat dapat menyebabkan ketidakakuratan dalam memprediksi bencana yang akan hadir. "Efeknya dampak bencana akan relatif parah," katanya.
Oleh sebab itu, BMKG terus memverifikasi dan validasi untuk mendapatkan informasi yang akurat.
Baca juga: Fenomena La Nina Sedang Berlangsung, 4 Wilayah di Banten Ini Rawan Banjir dan Longsor
Dengan menggunakan PWS sebagai acuan informasi yang dilengkapi dengan alat-alat cuaca terintegrasi dengan prinsip kerjanya memanfaatkan konduksi termal dari sensor dioda silikon.
"Dalam proses pembuatan PWS terlebih dahulu dibuat alat-alat pengukur unsur-unsur cuaca," jelasnya.
"Alat-alat ukur cuaca yang akan ada dalam PWS antara lain: penakar hujan, solarimeter, anemometer, alat ukur arah angin, alat ukur kelembaban dan alat ukur suhu udara," katanya.
Alat-alat ukur tersebut terbuat dari bahan sensor dioda silikon kecuali penakar hujan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/bmkg-kelas-serang-i-pasang-pws.jpg)