BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Banten, Mulai Banjir Sampai Angin Kencang
Angin tersebut nantinya akan membuat pola sirkulasi siklonik dan atau vorteks diprakirakan akan terbentuk di wilayah barat daya Sumatera, selatan Jawa
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Tangerang mengeluarkan peringatan dini adanya cuaca ekstrem yang akan terjadi hingga 7 Desember 2020 mendatang.
Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Kelas I Tangerang, Urip Sutiyono mengatakan, gelombang atmosfer equatorial rossby diprakirakan aktif di Kepulauam Maluku dan Papua.
Sedangkan tipe gelombang atmosfer kelvin dan low frequency diprakirakan sama-sama aktif di sebagian Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua Barat.
"Sejumlah provinsi berpotensi dilanda cuaca ekstrem hingga 7 Desember, Banten salah satu di antaranya," jelasnya saat dikonfirmasi, Jumat (4/12/2020).
Baca juga: Fenomena La Nina Sedang Berlangsung, 4 Wilayah di Banten Ini Rawan Banjir dan Longsor
Baca juga: Antisipasi La Nina, BMKG Gunakan PWS Pantau Cuaca dan Gelombang Laut di Lebak
Sementara itu, untuk cuaca berupa angin kencang akan terjadi di lapisan bawah bertiup dari Barat daya-Barat laut dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 20 knot.
Angin tersebut nantinya akan membuat pola sirkulasi siklonik dan atau vorteks diprakirakan akan terbentuk di wilayah barat daya Sumatera, selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Barat laut Kalimantan dan Papua.
Oleh karenanya, ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan tetap waspada akan adanya fenomena alam tersebut.
"Seperti timbulnya puting beliung, hujan lebat disertai kilat, hujan es dan lainnya," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-cuaca-ekstrem.jpg)