Pilkada Tangerang Selatan
Curhat Rahayu Saraswati, Elektabilitas Tergerus Jelang Pencoblosan, Dituding Terlibat Kasus Lobster
Rahayu Saraswati menilai apa yang menimpa dirinya terkait keterlibatan perusahannya sebagai pelaku ekspor benih lobster sangat menggerus elektabilitas
Editor:
Glery Lazuardi
Tribunbanten.com/Zuhirna Wulan Dilla
Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mendatangi Mapoles Tangerang Selatan. Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (17/11/2020). Kedatangannya untuk memenuhi panggilan klarifikasi terkait kasus dugaan pelecehan seksual melalui media daring (Facebook) yang dilaporkannya.
"Ini yang disesalkan dia (Saras) sebagai ponakan Prabowo dapat diskriminasi. Ada 60 sudah dapat izin. Mereka oleh pengusaha jago lobi sudah dapat, tapi dia sampai hari ini, sampai ditangkap menterinya, izin ekspor belum ada," ujarnya.
Hotman mengatakan, Saras menginginkan perusahaannya mendapatkan izin tanpa ada lobi-lobi yang sifatnya transaksional.
"Dia mau tempuh jalur resmi tanpa sogokan," pungkas Hotman.
Baca juga: Lagi, Rahayu Saraswati Ponakan Prabowo Jadi Korban Pelecehan, Dulu Paha Mulus Kini Pamer Pusar
--
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/rahayu-saraswati-djojohadikusumo-mendatangi-mapoles-tangerang-selatan.jpg)