Pilkada Tangerang Selatan
Pilkada Tangsel 2020 di Zona Merah, Polisi Terjunkan Tim Pemburu Covid-19
Pelaksanaan Pilkada serentak 2020 di masa pandemi Covid-19 ini tentu membuat pelaksanaan kali ini berbeda dengan pemilihan sebelumnya
TRIBUNBANTEN.COM - Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di masa pandemi Covid-19 ini tentu membuat pelaksanaan kali ini berbeda dengan pemilihan sebelumnya.
Untuk itu, polisi akan terjunkan Tim Pemburu Covid-19 untuk mengawasi protokol kesehatan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada Tangerang Selatan yang dihelat pada Rabu (9/12/2020).
Dikutip dari Kompas.com, Wakapolres Tangerang Selatan Kompol Stephanus Luckyto mengatakan, tim tersebut akan disebar ke TPS yang berada di zona merah penyebaran Covid-19.
"Jadi khusus TPS yang ada di zona merah kami akan menyiapkan Tim Pemburu Covid-19," ujar Luckyto di kawasan Serpong, Selasa (8/12/2020).
Baca juga: Pilkada Tangerang Selatan 2020, Hasil Survei 3 Pasangan Calon Menurut 4 Lembaga
Baca juga: 3 Keluarga Elit Politik Bertarung di Pilkada Tangsel, Ponakan Menteri Hingga Putri Wapres Bersaing
Kendati demikian, Luckyto tidak menjelaskan secara rinci ada berapa TPS yang berada di zona merah penyebaran Covid-19.
Dia hanya menyebut bahwa TPS yang masuk kategori zona merah akan diberikan perlakuan khusus untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.
"Khusus TPS yang ada di zona merah penyebaran pandemi Covid-19 akan kami intervensi secara khusus," kata dia.
"Intervensinya adalah kami akan mengarahkan atau menyiapkan Tim Pemburu Covid-19 ditambah ambulans di setiap TPS tersebut," sambungnya.
Selain itu, polisi juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan untuk memastikan setiap TPS zona merah sudah memenuhi standar keselamatan.
"Di mana nanti kami akan memastikan bahwa TPS tersebut sudah memenuhi standar kesehatan dan standar keamanan," pungkasnya.
Pilkada Tangsel 2020 menjadi ajang persaingan tiga pasangan calon dari keluarga elite politik yang berebut kekuasaan lewat pemungutan suara 9 Desember mendatang.
Pasangan nomor urut satu Muhamad-Sara diusung PDI-P, Gerindra, PSI, PAN, dan Hanura dengan total 23 kursi di DPRD Tangsel.
Mereka juga didukung empat partai tanpa kursi di DPRD Tangsel, yakni Nasdem, Perindo, Garuda, dan Berkarya.
Muhamad ialah mantan sekretaris daerah (sekda) Tangsel yang mengundurkan diri seiring pencalonan dirinya pada Pilkada 2020.
Sedangkan Sara atau Rahayu Saraswati merupakan politisi Partai Gerindra sekaligus keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/surat-suara-pilkada-tangerang-selatan-tiba-di-gudang-kpud.jpg)