Nitilaku Memperkuat Sinergi Kampus, Keraton, Kampung, Komunitas, dan Korporasi

Pemerintah mengapresiasi sinergi 5K UGM (Kampus, Keraton, Kampung, Komunitas, dan Korporasi) yang terbukti memberikan sumbangsih bagi masyarakat

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
ugm.ac.id
UGM 

“Pada waktu itu, para tokoh nasional ingin mendirikan perguruan tinggi di Indonesia, khususnya di Yogyakarta, namun terkendala tidak ada tempat perkuliahan,” kata Airlangga.

“Atas kemurahan hati Sri Sultan Hamengku Buwono IX, pada perkuliahan diperkenankan dilakukan di Pagelaran Keraton Yogyakarta. Atas kemurahan hati beliau pula, dihibahkan 183 hektar tanah di Bulak Sumur Yogyakarta untuk kemudian dibangun Gedung Perkuliahan UGM, yang dipergunakan hingga saat ini,” imbuhnya.

Di mata Airlangga, hikmah dari peringatan Nitilaku bukan sekedar perpindahan tempat perkuliahan UGM saja.

Namun lebih dari itu, agar seluruh akademisi dan mahasiswa UGM tidak lupa pada akar sejarahnya, nilai-nilai kebudayaan, serta yang terpenting adalah mengingat niat dan upaya para pendiri bangsa, dalam meningkatkan kapasitas SDM Indonesia.

“Sampai saat ini, apa yang dicita-citakan para pendiri bangsa ini, telah dapat kita lihat bersama hasilnya. Universitas Gadjah Mada terus berkembang, dan keberadaannya mampu membuktikan bahwa institusi ini telah menjadi pionir pada bidang pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan, serta pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved