Dinas Kesehatan Ungkap Munculnya Klaster Pilkada di Banten, Didominasi Petugas KPPS dan Warga

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten menjelaskan penambahan kasus Covid-19 belakangan ini terjadi didominasi dari petugas KPPS dan warga.

Tayang:
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Warta Kota/Nur Ichsan
SIMULASI PEMUNGUTAN SUARA - KPU Kota Tangerang Selatan, menggelar simulasi pemungutan suara pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, di lapangan PTPN VIII, Serpong, Sabtu (12/9/2020). Simulasi ini sebagai persiapan Pilkada Serentak 2020 yang dilangsungkan bersamaan pandemi Covid-19 pada 9 Desember mendatang. 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dinas Kesehatan Provinsi Banten mengungkapkan sudah munculnya klaster pilkada di Banten.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan penambahan kasus Covid-19 terjadi dari rangkaian proses empat pilkada di Banten, terutama di Kabupaten Serang.

"Kabupaten Serang minggu ini zona merah. Hal ini dampak dari dominasi kasus positif dari klaster pilkada," ujarnya saat dihubungi, Selasa (15/12/2020).

Menurutnya, penambahan kasus bukan hanya terjadi pada saat pelaksanaan pencoblosan, melainkan pada saat kampanye dan sosialisasi yang mengumpulkan banyak orang.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten menjelaskan penambahan kasus Covid-19 belakangan ini terjadi didominasi dari petugas KPPS dan warga.

Saat ini, Dinas Kesehatan Provinsi Banten melakukan upaya pencegahan dan penanganan lebih lanjut.

"Pilkada kan ada prosesnya, bukan hanya waktu pencoblosan saja," tegasnya.

Baca juga: Mama Riesta Positif Covid-19, Ibunda Nagita Slavina itu Mengungkapkan Bagaimana Rasa Sakitnya

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19 Klaster Natal dan Tahun Baru, RLC Desain Ulang Fasilitas

Tangerang Raya Kasus Tertinggi dan Zona Risiko Covid-19 di Banten

Ilustrasi aplikasi pelacak Covid-19
Ilustrasi aplikasi pelacak Covid-19 (iStockphoto/Elenabs via Kompas.com)

Pemprov Banten melalui laman infocorona.bantenprov.go.id melansir jumlah kasus Covid-19 di Banten hingga Senin (14/12/2020) pukul 18.00 WIB, ada sebanyak 15.601 orang.

Dari jumlah itu, sebanyak 2.245 orang masih dirawat, 12.893 orang sembuh dan 463 orang meninggal.

Dari delapan kabupaten/kota di Banten, wilayah Tangerang Raya (Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan) memiliki jumlah kasus tertinggi Covid-19.

Di posisi pertama ada Kabupaten Tangerang dengan jumlah kasus Covid-19 sebanyak 4.362 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 345 orang masih dirawat, 3.925 orang sembuh dan 92 orang meninggal.

Di posisi kedua adalah wilayah Kota Tangerang dengan 3.514 kasus yang terdiri dari 326 orang masih dirawat, sembih 3.104 orang dan 84 orang meninggal.

Baca juga: Cilegon Masih Zona Merah Covid-19, Warga Takut Datang ke TPS

Di posisi ketiga adalah Kota Tangerang Selatan dengan jumlah kasus Covid-19 sebanyak 3.210 kasus, yang terdiri dari 492 masih dirawat, 2.576 orang sembuh dan 142 orang meninggal.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved