Virus Corona di Banten
Klaster Pilkada di Banten, Kabupaten Serang Masuk Zona Merah
Kabupaten Serang, Banten masuk zona resiko penyebaran tinggi atau merah berdasarkan peta sebaran Covid-19 di Provinsi Banten.
TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Kabupaten Serang, Banten masuk zona resiko penyebaran tinggi atau merah berdasarkan peta sebaran Covid-19 di Provinsi Banten.
Penambahan kasus di Kabupaten Serang didominasi berasal dari klaster Pilkada serentak tahun 2020.
"Kabupaten Serang minggu ini zona merah, hal ini dampak dari dominasi kasus positif dari klaster pilkada," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Banten, dr Ati Pramudji Hastuti kepada wartawan, Senin (14/12/2020).
Baca juga: Banten Tertutup Warna Oranye dan Merah Covid-19, Tangerang Raya Tertinggi, Berikut Sebarannya
Ati mengungkapkan, klaster Pilkada tidak hanya terjadi di Kabupaten Serang.
Namun, seluruh daerah yang menggelar pesta demokrasi lima tahunan yakni Tangsel, Cilegon, dan Pandeglang.
"Di Tangsel dan Pandeglang juga (muncul klaster Pilkada. Tangsel kan masih zona merah, di Pandeglang dan Cilegon pun penilaian zona risikonya angkanya lebih kecil dibanding minggu lalu," ujar Ati.
Kepala Dinas Kesehatan Banten itu menjelaskan, munculnya klaster Pilkada bukan dari hari pemungutan dan penghitungan suara tanggal 9 Desember 2020 lalu.
Namun, pada tahapan-tahapan sebelumnya seperti deklarasi, pendaftaran, kampanye, dan tahapan lainnya.
"Pilkada kan ada prosesnya. Bukan hanya waktu pencoblosan saja," tegas Ati.
Baca juga: Update Covid-19, Terdapat Penambahan 39 Kasus Positif, Total 3467 di Kota Tangerang
Sejak sepekan terakhir, penambahan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Serang didominasi dari klaster Pilkada 2020.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Banten, dr Ati Pramudji Hastuti kepada wartawan. Senin (14/12/2020).
Ia mengatakan penambahan pasien Covid-19 dari klaster pilkada menjadikan Kabupaten Serang menjadi zona merah.
Tak hanya Kabupaten Serang, Ati menyebut klaster pilkada juga muncul di Tangerang Selatan, Cilegon dan Pandeglang yang juga menggelar Pilkada.
"Di Tangsel dan Pandeglang juga (muncul klaster Pilkada. Tangsel kan masih zona merah, di Pandeglang dan Cilegon pun penilaian zona risikonya angkanya lebih kecil dibanding minggu lalu," ujar Ati.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Banten mengatakan, klaster Pilkada muncul bukan saat hari pemungutan pada 9 Desember 2020.
Baca juga: Update Covid-19 di Banten, Total Kasus 14972 Pasien Positif per Minggu 13 Desember 2020
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-covid-19.jpg)