Natal dan Tahun Baru 2021

Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Natal 2020: Pandemi Mengubah Banyak Hal

Ucapan selamat hari Natal Jokowi sampaikan melalui akun Twitter dan Instagram resmi-nya hari ini, Jumat (25/12/2020).

Tayang:
Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden RI Joko Widodo saat melakukan video call dengan Dokter Faisal dari RSPI, Minggu (27/9/2020). 

Saudara sebangsa dan setanah air, khususnya umat Kristiyani yang berbahagia, Natal tahun ini mengusung tema "Mereka Akan Menamakannya Imanuel".

Melalui tema Natal ini kita diingatkan bahwa penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa ada menaungi kita sekalian.

Kita memiliki harapan dan pertolongan selakalipun berada di masa-masa sulit akibat pandemi Covid-19 ini.

Sebagaimana Yesus Kristus yang lahir sebagai pengajar kebaikan, kesederhanaan dan sosok yang memberi perhatian kepada kaum lemah, serta cinta kasih kepada sesama.

Kami mengajak semua pihak agar perayaan Natal tahun ini hendaknya dilaksanakan secara sederhana, tidak berlebih-lebihan serta menekankan persekutuan dan berbagi kasih di tengah-tengah keluarga.

Melalui semangat Natal, kami mengimbau seluruh umat Kristiani khususnya, dan segenap umat beragama untuk berpartisipasi aktif mencipatakan suasana damai dan harmoni, seraya terus mendukung pemerintah dalam upaya percepatan pembangunan.

Mengakhiri sambutan ini, saya atas nama Menteri Agama dan atas nama pribadi, mengucapkan 'Selamat Merayakan Natal 25 Desember 2020 kepada segenap umat Kristiyani Indonesia,

kiranya damai suka cita dan kebahagiaan Natal menyertai kita sekalian dan membangkitkan semangat untuk mewujudkan kehidupan yang penuh damai dan bersahabat. Terima kasih."

Selain mengucapkan Selamat Natal, diketahui Yaqut Cholil Qoumas juga melakukan pemantauan ke beberapa gereja yang tengah melakukan misa natal.

Salah satunya melakukan pemantauan di gereja GPIB "Immanuel" / Gereja Blenduk Kota Semarang.

"Ini adalah Gereja Kristen yang tertua, Sejarah Agama Kristen masuk Indonesia sudah ada jauh sebelum Indonesia Merdeka." tulis Yaqut Cholil Qoumas di postingan Twitter-nya.

Dilantik Jadi Menteri Agama

Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, setelah nantinya resmi dilantik sebagai Menteri Agama, yang pertama ingin ia lakukan ialah menjadikan agama sebagai inspirasi, bukan aspirasi.

Yaqut tak ingin agama dijadikan sebagai alat politik. Ia ingin agama menjadi inspirasi dengan membawa nilai-nilai kebaikan dan kedamaian dalam berbangsa dan bernegara.

Presiden Jokowi memperkenalkan enam calon menteri, di antaranya Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/12/2020).
Presiden Jokowi memperkenalkan enam calon menteri, di antaranya Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/12/2020). (Kompas TV/TribunSumsel)

"Artinya apa, bahwa agama sebisa mungkin tidak lagi digunakan menjadi alat politik, baik untuk menentang pemerintah atau merebut kekuasaan atau mungkin untuk tujuan-tujuan yang lain," kata Yaqut dalam konferensi pers yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (22/12/2020).

Sumber: Tribun Banten
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved