Syekh Ali Jaber Meninggal

Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia, Berikut Profil dan Perjalanan Dakwahnya

Syekh Ali Jaber atau bernama lengkap Ali Saleh Muhammad Ali Jaber ini meninggal dunia dalam kondisi negatif Covid-19.

Penulis: Zuhirna Wulan Dilla | Editor: Yudhi Maulana A
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Syekh Ali Jaber memberikan keterangan pers di Kafe Baba Rayan, Jl Pangeran M Noer, Kelurahan Durian Payung, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Senin (14/9/2020). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Zuhirna Wulan Dilla

TRIBUNBANTEN.COM - Syekh Ali Jaber meninggal dunia pagi ini, Kamis (14/1/2021) di RS Yarsi Jakarta.

Syekh Ali Jaber atau bernama lengkap Ali Saleh Muhammad Ali Jaber ini meninggal dunia dalam kondisi negatif Covid-19.

Syekh Ali Jaber merupakan seorang pendakwah dan ulama asal Madinah yang berkewarganegaraan Indonesia.

Syekh Ali Jaber lahir di Madinah, Arab Saudi pada 3 Februari 1976 atau dalam penanggalan Hijriah bertepatan dengan 3 Shafar 1396 H.

Syekh Ali Jaber adalah anak sulung dari 12 bersaudara yang lahir di Madinah, Arab Saudi.

Syekh Ali Jaber sejak kecil telah mendapat bimbingan agama dari sang Ayah.

Ayahnya adalah seorang penceramah agama yang mengharapkan Ali Jaber sebagai anak pertama, bisa seperti dirinya.

Di usia 10 tahun, Syekh Ali Jaber telah menghapal 30 jus Alquran, bahkan di umur 13 tahun ia diamanahi untuk menjadi imam Masjid di salah satu Masjid Kota Madinah.

Syekh Ali Jaber menempuh pendidikannya dari formal hingga nonformal di Madinah, Arab Saudi.

Pendidikan formalnya dari tingkat ibtidaiyah hingga aliyah diselesaikannya dari tahun 1989 hingga 1995.

Baca juga: Syekh Ali Jaber Dikabarkan Meninggal Dunia dalam Keadaan Negatif Covid-19

Baca juga: Syekh Ali Jaber Terpapar Virus Corona, Sebelumnya Aa Gym

Usai lulus sekolah menengah, ia melanjutkan pendidikan khusus pendalaman Alquran pada tokoh dan ulama ternama di Arab Saudi.

Sejak tahun 2008, Syekh Ali Jaber mulai menjalankan dakwah di Indonesia, bahkan ia telah resmi terdaftar sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) pada tahun 2012.

Dalam perjalanannya belajar ilmu agama, ia rutin mengajar dan berdakwah di mana-mana, khususnya di tempat ia tinggal, di Masjid tempat ayahnya mensyiarkan Islam dan ilmu Alquran.

Selama di Madinah ia juga aktif sebagai guru hafalan Alquran di Masjid Nabawi dan menjadi imam salat di salah satu Masjid di Kota Madinah.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved