Beberapa Kepala Daerah di Banten Tak Ikut Vaksin, Anggota Dewan Beri Kritik

Ia juga menyoroti tidak dilakukannya vaksinasi baik dari Gubernur ataupun Wakil Gubernur Banten pada pelaksanaan vaksin kemarin.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Yudhi Maulana A
Warta Kota/Andika Panduwinata
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar disuntik vaksin Covid-19. Seluruh Kepala Daerah di Banten yang terdiri dari unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) menjalani vaksinasi di Pendopo Bupati Tangerang, Jalan Kisamaun, Kota Tangerang, Kamis (14/1/2021). 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Ketua Fraksi PDI-P DPRD Provinsi Banten, Muchlis menyoroti pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan oleh Pemprov Banten pada kemarin, Kamis (14/1/2021) di Pendopo Bupati Tangerang, Kota Tangerang, Banten.

Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi kemarin masih menunjukkan kegagalan dan banyak permasalahan di dalamnya.

Salah satu yang ia soroti adalah masih adanya kepala daerah yang tidak mengikuti vaksinasi akibat tidak menjalankan instruksi dokter sebelum dilakukan vaksin.

Ia juga menyoroti tidak dilakukannya vaksinasi baik dari Gubernur ataupun Wakil Gubernur Banten pada pelaksanaan vaksin kemarin.

"Iya seharusnya mereka sebagai contoh kepada masyarakat harus bisa meyakinkan kepada masyarakat. Kalau (Gubernur) memang terbatas usia, nah ini untuk Wakil Gubernur saya kurang tau kenapa alasan pastinya tidak ikut," terangnya saat dihubungi, Jumat (15/1/2021).

Baca juga:
Kaget Ada Ahok di Acara Kerumunan Bersama Raffi Ahmad, dr Tirta: Pasti Narasinya Geser ke Politik

Baca juga: Tenaga Kesehatan di Kabupaten Tangerang Kebagian 15 Ribu Vaksin Coid-19 Awal Februari

Baca juga: Tak Bisa Sembarangan, Begini Sudut Jarum Suntik Saat Memberikan Vaksin Sinovac ke Tubuh Manusia

Ia pun menyayangkan sikap para kepala daerah yang dinilainya masih mencari aman dan tidak ingin divaksinasi tahap pertama.

Ini akan menimbulkan persepsi di masyarakat, para kepala daerah yang tidak dilakukan vaksin masih takut dengan vaksin Sinovac yang telah diedarkan oleh pemerintah.

"Dalam waktu dekat ini kami coba akan melakukan rapat bersama dengan unsur pimpinan kepala daerah di dalamnya, untuk mengetahui mengapa masih ada kepala daerah yang tidak divaksin," tegasnya.

Diketahui, para kepala daerah yang dinyatakan batal dan tidak mengikuti pelaksanaan vaksinasi pada kemarin yakni, Gubernur Banten, Wakil Gubernur Banten, Wali Kota Serang, Wali Kota Cilegon yang diwakili oleh Asda III, Kapolda, dan Danrem 064/MY.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved