Hobi yang Bisa Jadi Tambahan Penghasilan, Warga Serang Buat Miniatur Bus

Warga Kelurahan Unyur, Kota Serang membuat miniatur bus. Masri Hidayat (24), pembuat miniatur bus sudah menekuni usaha ini selama 5 tahun

Tayang:
Penulis: Wijanarko | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/WIJANARKO
Miniatur Bus 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Wijanarko

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Warga Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang membuat miniatur bus.

Masri Hidayat (24), pembuat miniatur bus ini menuturkan sudah menekuni usaha ini sejak 5 tahun silam.

"Mulai tahun 2015, saya coba-coba buat miniatur bus ini, mulai seriusnya di tahun 2016. Awalnya saya buat 3 unit bus terus saya pajangin di stadion, samping pengasah batu itu. Terus ada pembeli batu yang tanya ini bus dijual apa engga, saya jawab kalau mau dibeli engga apa-apa, akhirnya dibeli sama dia Rp 150.000. Dibeli sekali dua kali akhirnya kepikiran tuh buat dikelola secara serius," ujar Masri saat ditemui TribunBanten.com di rumahnya, Sabtu (23/1/2021).

Baca juga: Hobi Balapan Mobil? Cukup Bayar Rp 150.000/Jam, Rasakan Sensasi Berkendara Ala Pebalap Profesional

Baca juga: Berawal dari Hobi, Penggemar Motor Buat Miniatur RX King, Setiap Bulan Untung Jutaan Rupiah

Aktivitas membuat miniatur bus itu pada awalnya hanya coba-coba.

Dia mencoba membuat bodi bus yang terbuat dari kayu triplek dan kaca depan mika dengan dimensi 1 : 20 ini tampak sangat mirip dengan bentuk asli dari armada bus yang ditiru.

Awalnya Ia hanya mampu membuat 10 unit miniatur bus dalam 4 hari.

"Setelah jadi saya coba mulai jualan hari pertama di trotoar alun-alun Kota Serang, laku itu 1 unit, 3 unit, kalau dipukul rata sehari lakulah 2 unit sampai sekarang sudah terjual 2700an unit," ujarnya sambil menunjukan nomor seri bus yang disesuaikannya berdasarkan nomor penjualan.

Ia mengaku saat ini dirinya mampu memproduksi minimal 80 unit miniatur bus dalam sebulan dengan omset 12 juta/bulan.

"Alhamdulillah saat ini konsumennya dari mana-mana. Di Sumatra sampai Pekanbaru. Untuk di Pulau Jawa kebanyakan pemesanan dari Jabodetabek. Kalau Jawa Barat pernah ke Garut. Jawa Tengah pernah ke Semarang dan Kudus," ujar pemuda berdarah Padang ini.

Masri memgatakan miniatur bus ini dibeli konsumen sebagai koleksi pajangan.

"Kadang juga buat kado ulang tahun dan kado pernikahan. Mereka bisa custom ganti nama bus nya dengan nama yang mereka mau," ujarnya.

Saat ini, pembuatan miniatur bus ini masih dikerjakan secara manual bersama ayahnya di rumah.

Setiap unit miniatur bus dijual dengan harga yang bervariasi, tergantung tipe dan aksesoris yang ditambahkan.

Untuk harga tipe :
HD, HDD, dan SHD dijual seharga Rp 350.000/unit.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved