Breaking News:

IDI Banten Sebut Penerapan PPKM dan PSBB Belum Efektif, Kasus Positif Masih Tinggi

Ketua IDI Banten, Budi Suhendar menerangkan, saat ini posisi kasus terkonfirmasi positif di Banten terus meningkat dan saat ini berada di angka 27.921

TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Ketua IDI Provinsi Banten, Budi Suhendar 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Banten menyebut pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Banten sejauh ini masih belum efektif.

Ketua IDI Banten, Budi Suhendar menerangkan, saat ini posisi kasus terkonfirmasi positif di Banten terus meningkat dan saat ini berada di angka 27.921 kasus.

"Menurut kami masih dalam proses angka dan data masih terjadi peningkatan artinya memberikan petunjuk ada hal yang masih belum berjalan dengan baik. Yang mana akar masalahnya dan ini yang akan kita rapatkan bersama dengan Satgas Covid-19," katanya saat ditemui di Gedung DPRD Provinsi Banten, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten, Selasa (2/2/2021).

Budi menjelaskan setidaknya saat ini pelaksanaan PPKM dan PSBB masih belum dapat dikatakan ampuh untuk merubah pola pikir masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dalam setiap kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Pemkot Serang Batasi Jam Operasional Kerja Hingga Pukul 14.00 WIB Selama PPKM Jawa dan Bali

Baca juga: Bepergian dengan Pesawat Udara saat PPKM Jawa-Bali, Perhatikan 7 Syarat Berikut

Oleh karenanya, ia mengajak agar seluruh pihak yang ada terus melakukan pencegahan dengan semaksimal mungkin untuk menekan laju perkembangan kasus aktif di Banten.

"Mungkin ada pengaruh, akan tetapi kita melihat data dan ternyata masih ada peningkatan yang cukup tajam," tegasnya.

Ia pun memberikan saran kepada pemerintah daerah setempat untuk bersama-sama membahas dan memutuskan kebijakan untuk pencegahan penularan Covid-19 di masyarakat tanpa menghilangkan penanganan yang lebih baik kedepannya.

Dalam hal ini, dikatakan oleh dirinya yaitu untuk mempertimbangkan kapasitas kekuatan SDM serta hal yang lainnya untuk mendukung dua program dari pemerintah daerah.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved