Breaking News:

HORE Pemerintah Bebaskan Pajak untuk Gaji Karyawan, Berikut Ketentuannya

Pemerintah memperpanjang intensif pajak untuk membantu wajib pajak menghadapi dampak coronavirus disease 2019 (Covid-19).

hai.grid.id
Ilustrasi gaji 

TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Pemerintah memperpanjang intensif pajak untuk membantu wajib pajak menghadapi dampak coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Upaya memperpanjang intensif pajak itu akan berlangsung sampai 30 Juni 2021.

Ketentuan ini menggantikan PMK-86/PMK.03/2020 jo PMK-110/PMK.03/2020 yang mengatur tentang pemberian insentif pajak hingga 31 Desember 2020.

Berlaku Besok, Ini Penjelasan Sri Mulyani soal Dampak Pajak Penjualan Pulsa, Kartu Perdana dan Token

Ramai-ramai tentang Pajak Pulsa dan Kartu Perdana, ini Respons Operator Telekomunikasi

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan, insentif pajak penghasilan (PPh) Pasal 21, di antaranya untuk karyawan yang bekerja pada perusahaan yang bergerak di salah satu dari 1.189 bidang usaha tertentu.

"Kemudian, perusahaan yang mendapatkan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) atau perusahaan di kawasan berikat dapat memperoleh insentif PPh Pasal 21 ditanggung pemerintah," ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (3/2/2021).

Insentif ini diberikan kepada karyawan yang memiliki NPWP dan penghasilan bruto yang bersifat tetap dan teratur yang disetahunkan tidak lebih dari Rp 200 juta.

"Karyawan tersebut akan mendapatkan penghasilan tambahan dalam bentuk pajak yang tidak dipotong karena atas kewajiban pajaknya ditanggung oleh pemerintah," kata Hestu.

Jika perusahaan tersebut memiliki cabang, maka pemberitahuan pemanfaatan insentif PPh pasal 21 cukup disampaikan oleh pusat dan berlaku untuk semua cabang.

"Ketentuan selengkapnya dari Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9/PMK.03/2021 yang mulai berlaku pada tanggal 1 Februari 2021 dapat dilihat pada www.pajak.go.id/covid19," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemerintah Kembali Bebaskan Pajak untuk Gaji Karyawan Hingga Juni 2021

Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved