Breaking News:

Mulai 3 Februari 2021, Kota Cilegon Berlakukan PPKM Selama Satu Minggu

Pemerintah Kota Cilegon akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai Rabu 3 Februari 2021.

TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi, menerima kunjungan Pemred TribunBanten.com Yulis Sulistyawan di ruang kerjanya di Pemkot Cilegon, Jumat (5/11/2020). 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Pemerintah Kota Cilegon akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai Rabu 3 Februari 2021.

Upaya penerapan PPKM itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kota Cilegon.

"Saya targetkan turun angkanya seminggu kedepan. Kami akan buat 200 posko terpadu. Ini untuk memantau dan pengaduan soal prokes," kata Wali Kota Cilegon Edi Ariadi saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Cilegon, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Selama Pandemi Covid-19, Jam Operasional Transmart Kota Cilegon Dibatasi

Baca juga: 36 Tenaga Kesehatan di Kota Cilegon Tak Divaksin, Kadinkes: Lagi Sibuk

Upaya penerapan PPKM itu akan dilakukan selama satu minggu ke depan.

Menurut dia, PPKM perlu dilakukan meskipun saat ini Kota Cilegon sudah masuk zona oranye penyebaran Covid-19.

Berdasarkan data yang diperoleh oleh Tribunbanten.com, angka kematian di kota baja tersebut melebihi dari tingkat kematian nasional sekitar 4 persen atau 118 orang.

Selama pemberlakukan PPKM, kata dia, akan ada tiga posko yang akan memantau perkembangan protokol kesehatan di kota Cilegon.

Pihaknya menerjunkan tim gabungan yang terdiri dari Satpol-PP, TNI-Polri yang berada di Cilegon.

"Nanti ada petugas di masing-masing Posko dan dibuat 3 shift bergantian. Jika ada laporan, maka petugas meluncur menertibkan," ujarnya.

Ia pun akan meniadakan kegiatan masyarakat yang menimbulkan kerumunan masa dan akan ada pembatasan masyarakat disetiap titik yang menimbulkan kerumunan masa.

Baca juga: 5.000 Dosis Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Dikawal TNI-Polisi

Baca juga: Pertemuan Tertutup Wali Kota Cilegon Edi Ariadi dan Wali Kota Serang Syafrudin, Ini Kata Keduanya

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Dana Sujaksani menjelaskan, pemberlakuan PPKM sendiri dilakukan akibat angka penularan dan kematian di Kota Cilegon sangatlah tinggi.

"Angkanya memang tinggi mencapai 4 persen. Ini kami harap dengan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) sampai pada 8 Februari bisa menurunkan angka positif dan kematian," ujarnya.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved