Penampakan Tanah Longsor di Area Pemakaman Covid-19 TPU Jombang

Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten mengalami longsor.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN - Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten mengalami longsor.

TPU Jombang dikhususkan untuk memakamkan jenazah yang meninggal dunia karena tertular Covid-19.

Baca juga: Penggali Makam Covid-19 di TPU Jombang Unjuk Rasa, Janji Rp 1 Juta per Lubang Belum Direalisasi

Baca juga: Pecah Rekor, Desember 2020 Sebanyak 103 Jenazah Covid-19 Dimakamkan di TPU Jombang

Pekerja dari Dinas Pekerjaan Umum, Kamal, mengatakan tanah longsor di TPU Jombang seluas 28 meter.

"Jadi tanah bakal turun. Ya longsor juga maksudnya," ujarnya, ditemui di lokasi, Jumat (26/2/2021).

Tanah longsor itu diduga karena hujan deras selama beberapa hari terakhir.

Berdasarkan pemantauan TribunJakarta.com (Group TribunBanten.com), bagian yang longsor berada di unit Muslim yang bersebelahan langsung dengan kali.

Sekira belasan meter tanah longsor ke arah kali yang jaraknya sekira tujuh meter di bawah area TPU.

Selain longsor, terlihat retakan tanah sekira lima meter mengarah ke makam.

Setelah longsor dilaporkan, sejumlah pekerja dari Dinas Pekerjaan Umum Tangsel membuat turap darurat menggunakan bambu. Para pekerja menyebutnya "crucug".

"Ya kalau longsornya tujuh meter ke bawah. Ada juga retakannya sedikit makanya kita antisipasi. Makanya ini dibikin crucug, turap dari bambu," kata Kamal.

Sampah Alat Pelindung Diri (APD) berserakan di makam jenazah Covid-19 TPU Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (18/1/2021)
Sampah Alat Pelindung Diri (APD) berserakan di makam jenazah Covid-19 TPU Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (18/1/2021) ((KOMPAS.com/Tria Sutrisna))

Kamal mengatakan, turap bambu itu hanya sementara. Nantinya akan diganti menggunakan semen dan batu yang lebih kuat.

"Nanti diturap yang bener, ini kan lagi hujan terus jadi sementara pakai crucug," katanya..

Kamal mengatakan, tanah TPU Jombang merupakan tanah urukan yang belum benar-benar padat sehingga rentan bergerak.

"Nah ini jaga-jaga tanah. Kan ini tanah urukan. Tanahnya masih labil," tambah Kamal.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Diterjang Hujan Deras, 28 Meter Area TPU Jombang Khusus Covid-19 Longsor

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved